Israel Gunakan WhatsApp Meta untuk Bunuh Warga Palestina di Gaza dengan Sistem AI
Jum'at, 19 April 2024 - 22:01 WIB
Namun, menurut insinyur perangkat lunak dan blogger, Paul Biggar, satu detail penting pada metode yang digunakan sistem Lavender adalah keterlibatan platform perpesanan, WhatsApp.
Faktor penentu utama identifikasi sistem ini adalah apakah seseorang berada dalam grup WhatsApp yang berisi tersangka pejuang lainnya.
Baca juga: Israel Serang Target Pertahanan Udara di Suriah Selatan, Picu Kerusakan
Selain ketidakakuratan metode dan pertanyaan moral dalam menargetkan warga Palestina berdasarkan grup WhatsApp bersama atau koneksi media sosial, ada juga keraguan platform tersebut berbasis privasi dan menjamin enkripsi “end-to-end” untuk pesan.
Menyatakan perusahaan induk WhatsApp, Meta, menjadikannya terlibat dalam pembunuhan Israel terhadap tersangka “pra-kejahatan” di Gaza, Biggar menuduh perusahaan tersebut secara langsung melanggar hukum kemanusiaan internasional, serta komitmen publiknya terhadap hak asasi manusia.
Faktor penentu utama identifikasi sistem ini adalah apakah seseorang berada dalam grup WhatsApp yang berisi tersangka pejuang lainnya.
Baca juga: Israel Serang Target Pertahanan Udara di Suriah Selatan, Picu Kerusakan
Selain ketidakakuratan metode dan pertanyaan moral dalam menargetkan warga Palestina berdasarkan grup WhatsApp bersama atau koneksi media sosial, ada juga keraguan platform tersebut berbasis privasi dan menjamin enkripsi “end-to-end” untuk pesan.
Menyatakan perusahaan induk WhatsApp, Meta, menjadikannya terlibat dalam pembunuhan Israel terhadap tersangka “pra-kejahatan” di Gaza, Biggar menuduh perusahaan tersebut secara langsung melanggar hukum kemanusiaan internasional, serta komitmen publiknya terhadap hak asasi manusia.
Lihat Juga :