Sekjen PBB Sesali 'Perang Dingin' AS-China di Tengah Pandemi Corona
Jum'at, 01 Mei 2020 - 07:08 WIB
"Saya berharap ini akan diatasi lebih cepat daripada nanti," tambahnya seperti dikutip dari Reuters, Jumat (1/5/2020).
Dewan Keamanan yang beranggotakan 15 negara telah menghabiskan lebih dari sebulan mencoba menegosiasikan resolusi yang akan menekankan kebutuhan mendesak untuk kerja sama yang ditingkatkan di antara semua negara dalam perang melawan virus Corona dan seruan untuk gencatan senjata kemanusiaan dalam konflik di seluruh dunia.
Poin penting yang melekat, kata para diplomat, adalah bagaimana resolusi itu harus merujuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Trump telah menghentikan pendanaan AS untuk WHO sementara Washington meninjau penanganan agensi pandemi tersebut, dan menuduhnya "China-sentris," sebuah pernyataan yang dibantah organisasi itu.
AS juga tidak mengambil bagian dalam inisiatif WHO pekan lalu di mana para pemimpin dunia berjanji untuk mempercepat pekerjaan pada tes, obat-obatan dan vaksin COVID-19.
Ketika ditanya apakah dia khawatir tentang ketegangan antara Amerika Serikat dan China yang merugikan kerja sama internasional, Guterres mengatakan: "Ini adalah dua negara yang benar-benar vital."
Dewan Keamanan yang beranggotakan 15 negara telah menghabiskan lebih dari sebulan mencoba menegosiasikan resolusi yang akan menekankan kebutuhan mendesak untuk kerja sama yang ditingkatkan di antara semua negara dalam perang melawan virus Corona dan seruan untuk gencatan senjata kemanusiaan dalam konflik di seluruh dunia.
Poin penting yang melekat, kata para diplomat, adalah bagaimana resolusi itu harus merujuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Trump telah menghentikan pendanaan AS untuk WHO sementara Washington meninjau penanganan agensi pandemi tersebut, dan menuduhnya "China-sentris," sebuah pernyataan yang dibantah organisasi itu.
AS juga tidak mengambil bagian dalam inisiatif WHO pekan lalu di mana para pemimpin dunia berjanji untuk mempercepat pekerjaan pada tes, obat-obatan dan vaksin COVID-19.
Ketika ditanya apakah dia khawatir tentang ketegangan antara Amerika Serikat dan China yang merugikan kerja sama internasional, Guterres mengatakan: "Ini adalah dua negara yang benar-benar vital."
Lihat Juga :