Tak Banyak Peminat, Jepang Izinkan Calon Tentara Memiliki Rambut Panjang

Minggu, 18 Februari 2024 - 16:21 WIB
Baca Juga: Mengapa Mesir Membangun Tembok Misterius di Perbatasan dengan Gaza?

Personel wanita diperbolehkan memiliki rambut yang lebih panjang - tetapi tidak boleh jatuh ke bahu jika diikat saat berseragam - dan tidak mengganggu penggunaan helm.

Menurut kantor berita Kyodo, berita tentang pelonggaran peraturan ini pertama kali dilaporkan pada bulan Januari saat pertemuan panel ahli yang bertugas meningkatkan jumlah pasukan untuk Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF).

Menteri Pertahanan Minoru Kihara mengatakan dalam pertemuan tersebut: "Ketika negara kita menghadapi kekurangan tenaga kerja yang serius, kami menyadari persaingan dengan pihak lain, termasuk sektor swasta, untuk mendapatkan talenta semakin meningkat."

Peran militer Jepang sejak Perang Dunia Kedua hanya bersifat defensif sejalan dengan konstitusi negara yang bersifat pasifis.

Upaya untuk meningkatkan perekrutan terjadi ketika Jepang bergulat dengan pesatnya pembangunan militer Tiongkok dan perluasan program rudal dan nuklir Korea Utara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!