Rusia: Uni Eropa Butuh Musuh, tapi Siapa?
Senin, 05 Februari 2024 - 14:41 WIB
Rusia menjadi salah satu musuh yang ditakuti Uni Eropa. Foto/Reuters
MOSKOW - Pernyataan baru-baru ini oleh para politisi UE tentang kemungkinan perang dengan Rusia hanya menguntungkan kepentingan domestik mereka dan mengalihkan perhatian masyarakat dari masalah-masalah internal seperti krisis ekonomi.
Demikian diungkapkan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. Pada saat yang sama, klaim adanya konflik yang diduga akan segera terjadi dengan Moskow juga membantu membenarkan kelanjutan pendanaan untuk Kiev, katanya.
Pada tanggal 1 Februari, para pemimpin UE menandatangani paket bantuan ekonomi senilai USD54 miliar ke Ukraina. Hal ini terjadi setelah berbulan-bulan bolak-balik mengenai masalah ini.
“Mereka [politisi di negara-negara UE] perlu terus membangun citra musuh, melakukannya dengan cara yang terstruktur dan menonjol, untuk membenarkan peningkatan belanja. Dan, Anda lihat, alokasi sebesar 50 miliar – di satu sisi, bagi UE, jumlah ini bukanlah masalah yang besar, namun di sisi lain jumlah ini masih terlihat jelas dengan latar belakang penanda krisis yang muncul di perekonomian negara-negara tersebut. Negara-negara UE,” kata Peskov, dilansir RT.
Baca Juga: Ini Kapal Selam Nuklir Tercanggih Miliki Rusia yang Ditakuti NATO
Upaya untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari masalah domestik dengan membicarakan konflik dengan Rusia telah dilakukan oleh banyak negara di blok tersebut, kata juru bicara tersebut. Secara khusus, Jerman jelas-jelas mengambil pendekatan seperti itu untuk menyembunyikan masalah internal yang dihadapinya akhir-akhir ini.
Demikian diungkapkan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. Pada saat yang sama, klaim adanya konflik yang diduga akan segera terjadi dengan Moskow juga membantu membenarkan kelanjutan pendanaan untuk Kiev, katanya.
Pada tanggal 1 Februari, para pemimpin UE menandatangani paket bantuan ekonomi senilai USD54 miliar ke Ukraina. Hal ini terjadi setelah berbulan-bulan bolak-balik mengenai masalah ini.
“Mereka [politisi di negara-negara UE] perlu terus membangun citra musuh, melakukannya dengan cara yang terstruktur dan menonjol, untuk membenarkan peningkatan belanja. Dan, Anda lihat, alokasi sebesar 50 miliar – di satu sisi, bagi UE, jumlah ini bukanlah masalah yang besar, namun di sisi lain jumlah ini masih terlihat jelas dengan latar belakang penanda krisis yang muncul di perekonomian negara-negara tersebut. Negara-negara UE,” kata Peskov, dilansir RT.
Baca Juga: Ini Kapal Selam Nuklir Tercanggih Miliki Rusia yang Ditakuti NATO
Upaya untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari masalah domestik dengan membicarakan konflik dengan Rusia telah dilakukan oleh banyak negara di blok tersebut, kata juru bicara tersebut. Secara khusus, Jerman jelas-jelas mengambil pendekatan seperti itu untuk menyembunyikan masalah internal yang dihadapinya akhir-akhir ini.
Lihat Juga :