Menhan Rusia: Ukraina Kalah
Kamis, 02 November 2023 - 01:43 WIB
Pemerintah negara-negara Barat telah berjanji untuk mendukung Ukraina “selama diperlukan” untuk mengalahkan Rusia di medan perang, namun kemampuan mereka untuk memenuhi janji tersebut masih dipertanyakan. Konflik di Timur Tengah, yang meletus bulan lalu dan menyebabkan lonjakan permintaan senjata oleh Israel, semakin melemahkan kemampuan Kiev untuk mendapatkan bantuan dari Barat.
Bantuan Ukraina telah menjadi bahan perdebatan di DPR AS yang mayoritas oposisi. Ketua Partai Republik yang baru diangkat Mike Johnson pekan lalu menolak proposal Gedung Putih untuk menggabungkan pengeluaran untuk beberapa tujuan keamanan, termasuk Ukraina. Sebuah rancangan undang-undang yang diajukannya pada hari Senin mengusulkan paket terpisah senilai USD14,3 miliar untuk Israel. Namun Presiden AS Joe Biden telah berjanji untuk memveto RUU tersebut.
Baca Juga: 4 Kehebatan Brigade Bogdan Khmelnitsky, Batalion Mantan Tentara Ukraina yang Bergabung dengan Rusia
Dampak konflik yang ditimbulkan oleh negara-negara UE telah memberikan tekanan pada pemerintah mereka, karena para pemilih beralih ke partai-partai yang berjanji untuk memprioritaskan kepentingan nasional dibandingkan mendukung Kiev, seperti yang terjadi pada pemilihan umum di Slovakia pada akhir September. Perdana Menteri yang baru terpilih, Robert Fico, menentang bantuan kepada Ukraina, dengan alasan masalah korupsi di Kiev.
Bantuan Ukraina telah menjadi bahan perdebatan di DPR AS yang mayoritas oposisi. Ketua Partai Republik yang baru diangkat Mike Johnson pekan lalu menolak proposal Gedung Putih untuk menggabungkan pengeluaran untuk beberapa tujuan keamanan, termasuk Ukraina. Sebuah rancangan undang-undang yang diajukannya pada hari Senin mengusulkan paket terpisah senilai USD14,3 miliar untuk Israel. Namun Presiden AS Joe Biden telah berjanji untuk memveto RUU tersebut.
Baca Juga: 4 Kehebatan Brigade Bogdan Khmelnitsky, Batalion Mantan Tentara Ukraina yang Bergabung dengan Rusia
Dampak konflik yang ditimbulkan oleh negara-negara UE telah memberikan tekanan pada pemerintah mereka, karena para pemilih beralih ke partai-partai yang berjanji untuk memprioritaskan kepentingan nasional dibandingkan mendukung Kiev, seperti yang terjadi pada pemilihan umum di Slovakia pada akhir September. Perdana Menteri yang baru terpilih, Robert Fico, menentang bantuan kepada Ukraina, dengan alasan masalah korupsi di Kiev.
(ahm)
Lihat Juga :