Korban Meninggal Akibat Covid-19 di Inggris Tertinggi Kedua di Eropa

Kamis, 30 April 2020 - 08:15 WIB
Dia menambahkan, “Kita masih harus melalui puncaknya dan ini momen berbahaya dalam krisis ini.”

Tingginya korban meninggal di Inggris menambah tekanan pada PM Johnson saat partai-partai oposisi menuduh pemerintahannya terlalu lambat menerapkan lockdown untuk membatasi penyebaran virus.

Oposisi juga menuduh pemerintah lambat melaksanakan tes massal dan lambat memperoleh peralatan pelindung untuk rumah sakit.

PM Johnson kembali bekerja awal pekan ini setelah sembuh dari Covid-19. Dia sempat dirawat di unit perawatan intensif (ICU) pada masa puncak wabah corona. Dia kini merayakan kelahiran bayi laki-lakinya pada Rabu (29/4).
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!