Mengenal Ahmad bin Fadlan, Utusan Daulah Abbasiyah untuk Bulgaria Volga Rusia
Senin, 08 Mei 2023 - 15:43 WIB
Saat menjalankan misinya, Fadlan bertugas sebagai penasihat agama kelompok dan sebagai tokoh yang nantinya akan menjelaskan hukum Islam kepada orang-orang Bulgar yang baru saja pindah agama.
Fadlan dan rombongannya berjalan dari Baghdad dengan melalui rute Karavan menuju Bukhara atau yang sekarang menjadi Uzbekistan.
Alih-alih mengikuti rute tersebut, Fadlan dan kawanannya malah berbelok ke utara di tempat yang sekarang menjadi timur laut Iran.
Saat meninggalkan Kota Gurgan dekat Laut Kaspia, mereka malah melintasi tanah milik dari bangsa Turki. Di antaranya adalah bangsa Khazar, yang pada abad sebelumnya telah mengadopsi Yudaisme.
Setelah melakukan perjalanan panjangnya, Fadlan dan rombongan pun tiba pada tanggal 12 Mei 992 M. Setibanya disana, ia kemudian membacakan surat dengan lantang dari khalifah kepada Khan Bulgaria dan dilanjutkan dengan giliran orang Bulgaria yang memperkenalkan dirinya.
Fadlan mulai menulis kisah perjalanannya setelah tinggal bersama dengan Viking Bulgaria. Salah satunya tentang penggambaran penguburan kapal untuk seorang kepala suku yang mati.
Fadlan dan rombongannya berjalan dari Baghdad dengan melalui rute Karavan menuju Bukhara atau yang sekarang menjadi Uzbekistan.
Alih-alih mengikuti rute tersebut, Fadlan dan kawanannya malah berbelok ke utara di tempat yang sekarang menjadi timur laut Iran.
Saat meninggalkan Kota Gurgan dekat Laut Kaspia, mereka malah melintasi tanah milik dari bangsa Turki. Di antaranya adalah bangsa Khazar, yang pada abad sebelumnya telah mengadopsi Yudaisme.
Setelah melakukan perjalanan panjangnya, Fadlan dan rombongan pun tiba pada tanggal 12 Mei 992 M. Setibanya disana, ia kemudian membacakan surat dengan lantang dari khalifah kepada Khan Bulgaria dan dilanjutkan dengan giliran orang Bulgaria yang memperkenalkan dirinya.
Fadlan mulai menulis kisah perjalanannya setelah tinggal bersama dengan Viking Bulgaria. Salah satunya tentang penggambaran penguburan kapal untuk seorang kepala suku yang mati.
Lihat Juga :