Rusia Anggap Penjaga Perdamaian NATO Target Sah jika Dikerahkan di Ukraina

Sabtu, 01 April 2023 - 01:01 WIB
"Jelas bahwa apa yang disebut penjaga perdamaian NATO hanya akan memasuki konflik di pihak musuh kita (Ukraina) ... Lepaskan perang dunia ketiga itu, yang sangat mereka takuti ketika mereka berbicara," ujar Medvedev.

Baca juga: Ukraina Protes saat Rusia Jadi Ketua Dewan Keamanan PBB

Sebelumnya pada Maret, Perdana Menteri (PM) Hongaria Viktor Orban menyatakan Uni Eropa (UE) selangkah lebih maju dari pembahasan pengiriman militer dari beberapa jenis penjaga perdamaian di Ukraina.

Pertempuran di Ukraina semakin memanas dengan persenjataan Barat yang terus mengalir ke Kiev. Tidak ada tanda-tanda perundingan damai dalam waktu dekat.

Itu artinya, perang antara Rusia dan Ukraina tampaknya akan menjadi pertempuran jangka panjang antara kedua pihak.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!