Jika Warganya Dieksekusi di China, Akankah Australia Layangkan Protes?

Minggu, 03 Mei 2015 - 14:13 WIB
Jika Warganya Dieksekusi...
Jika Warganya Dieksekusi di China, Akankah Australia Layangkan Protes?
A A A
BEIJING - Pemerintah China dikabarkan akan segera melakukan eksekusi terhadap seorang warga Australia bernama Peter Gardner. Sama halnya dengan Duo Bali Nine yang dieksekusi di Indonesia, Gardner akan dieksekusi di China karena kasus narkoba.

Gardner, yang berasal dari Sydney, Australia, ditangkap oleh Pemerintah China pada 8 November 2014 di Kota Guangzhou. Ia diduga akan menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu seberat 40 kilogramdan diancam dengan hukuman mati. (Baca juga:Malaysia dan China Bakal Eksekusi Gembong Narkoba Australia)

Menurut beberapa media setempat, seperti dilansir Dayli Mail pada Minggu (3/5/2015), Gradner akan menghadapi putusan pengadilan pada 7 Mei mendatang. Jika dalam putusan tersebut, dirinya terbukti bersalah, maka Gardner akan segera bertemu dengan regu tembak Pemerintah China.

Satu hal yang patut di tunggu, apakah pemerintah Australia akan memberikan respon yang sama dengan apa yang mereka tunjukan pada Indonesia saat mengeksekusi Duo Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran awal pekan lalu? Kala itu, Australia memberikan respon yang sangat keras atas eksekusi mati tersebut.

Salah satu respon yang ditunjukan oleh Australia adalah dengan munculnya perintah pemanggilan pulang Duta Besar mereka di Jakarta. Menurut Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bihshop pemanggilan pulang Dubes adalah hal luar biasa bagi mereka, dan ini baru pertama kali terjadi.

Sementara itu, Gardner bukanlah satu-satunya warga Australia yang terancam hukuman mati di China. Henry Chin, seorang warga Australia lainnya bahkan sudah dijatuhi hukuman mati satu dekade lalu, dan hanya tinggal menunggu giliran untuk bertemu dengan regu tembak pemerintah China.

Selain kedua orang itu, menurut Sydney Morning Herald, Sabtu (2/5/2015), masih ada 10 warga Australia lainnya yang terancam hukuman mati di seluruh dunia. Kita hanya tinggal menunggu, apakah Australia akan melayangkan protes kepada negara lain, atau mereka hanya berani kepada pemerintah Indonesia.
(esn)
Berita Terkait
China Hukum Mati Gembong...
China Hukum Mati Gembong Narkoba Australia
China Hukum Mati Gembong...
China Hukum Mati Gembong Narkoba Australia, Canberra Marah
Nenek Gembong Narkoba...
Nenek Gembong Narkoba Tak Jadi Dieksekusi di Indonesia, Dipulangkan ke Inggris
Setelah Mary Jane, Indonesia...
Setelah Mary Jane, Indonesia Bakal Bebaskan 5 Gembong Narkoba Bali Nine
Arab Saudi Eksekusi...
Arab Saudi Eksekusi Pria Yordania yang Diklaim Disiksa agar Mengaku Jadi Gembong Narkoba
Tolak Banding, China...
Tolak Banding, China Tetap Hukum Mati Warga Kanada Gembong Narkoba
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
47 menit yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
56 menit yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
1 jam yang lalu
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
2 jam yang lalu
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
4 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved