Nenek Gembong Narkoba Tak Jadi Dieksekusi di Indonesia, Dipulangkan ke Inggris

Selasa, 21 Oktober 2025 - 15:09 WIB
loading...
Nenek Gembong Narkoba...
Lindsay Sandiford, nenek gembong narkoba asal Inggris tak jadi dieksekusi mati di Indonesia. Dia akan dipulangkan ke Inggris. Foto/Sky News
A A A
JAKARTA - Indonesia akan menandatangani perjanjian pada Selasa (21/10/2025) untuk memulangkan dua warga negara Inggris, termasuk seorang nenek yang dihukum mati karena kejahatan terkait narkoba.

"Kesepakatan praktis akan ditandatangani hari ini. Pemindahan akan dilakukan segera setelah aspek teknis pemindahan disetujui," kata sumber pemerintah Indonesia kepada AFP, mengidentifikasi Lindsay Sandiford (68) dan Shahab Shahabadi (35) sebagai orang-orang yang dipulangkan.

Sandiford, seorang nenek, dijatuhi hukuman mati di pengadilan Bali pada tahun 2013 setelah dia dinyatakan bersalah atas perdagangan narkoba.

Baca Juga: Nenek Gembong Narkoba Inggris Siap Dieksekusi Algojo Indonesia

Petugas bea cukai menemukan kokain senilai sekitar USD2,14 juta yang disembunyikan di dasar koper Sandiford ketika dia tiba di Bali dengan penerbangan dari Thailand pada tahun 2012.

Sedangkan Shahabadi ditangkap pada tahun 2014 atas tuduhan narkoba dan saat ini menjalani hukuman seumur hidup, menurut informasi yang dibagikan oleh sumber tersebut.

Sumber itu mencatat Sandiford berusia 68 tahun, meskipun informasi publik menunjukkan usianya 69 tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Inggris vs Ghana 0-0,...
Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berita Terkini
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved