Castro : AS Harus Hormati Pemerintahan Komunis Kuba

Minggu, 21 Desember 2014 - 12:48 WIB
Castro : AS Harus Hormati...
Castro : AS Harus Hormati Pemerintahan Komunis Kuba
A A A
HAVANA - Presiden Kuba, Raul Castro menyatakan, Amerika Serikat (AS) harus menghormati sistem politik yang dianut oleh negaranya, yakni sistem Komunis jika ingin hubungan kedua negara terus meningkat dan bertambah baik.

Melansir Al Jazeera, Minggu (21/12/2014), Castro mengatakan, dirinya akan terbuka pada AS untuk mendiskusikan semua hal. Namun, satu hal yang pasti, dirinya menyatakan, Kuba tidak akan pernah tertarik dan tidak akan menyerah prinsip sosialis yang dipegang oleh AS.

"Dengan cara yang sama, kita tidak pernah menuntut AS untuk mengubah sistem politiknya. Kita akan menuntut yang sama kepada AS, mereka harus menghormati kita," ungkap Castro dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan Castro ini seperi menepis semua pernyataan yang diutarakan oleh Presiden AS Barack Obama. Dalam sebuah pernyataan Obama mengatakan akan mencoba untuk mendorong reformasi politik dan pemerintahan di Kuba.

Kuba dan AS sendiri baru saja menutup lembar hitam hubungan kedua negara, dimana kedua negara sepakat untuk kembali membuka kerjasama diplomatik yang sudah terputus hampir setengah abad lamanya.
(esn)
Berita Terkait
China Memata-matai Amerika...
China Memata-matai Amerika Serikat dari Kuba, Ini Reaksi Biden
Kuba: AS Lakukan Kampanye...
Kuba: AS Lakukan Kampanye Kotor Terhadap Bantuan Medis Kami
Kedubesnya Diberondong...
Kedubesnya Diberondong Tembakan, Kuba Salahkan Trump
AS Pertimbangkan Masukkan...
AS Pertimbangkan Masukkan Kembali Kuba ke Daftar Negara Sponsor Teroris
Hadapi Invasi Militer...
Hadapi Invasi Militer AS, Presiden Kuba: Akan Ada Pertumparah Darah
Kembali Dimasukan Dalam...
Kembali Dimasukan Dalam Daftar Negara Pendukung Teroris, Kuba Sebut AS Munafik
Berita Terkini
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
29 menit yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
1 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
2 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
3 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
4 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
5 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved