Kedubes Pakistan: Taliban Ingin Perang, Bukan Berdamai

Sabtu, 20 Desember 2014 - 11:21 WIB
Kedubes Pakistan: Taliban...
Kedubes Pakistan: Taliban Ingin Perang, Bukan Berdamai
A A A
JAKARTA - Atase Pertahanan Kedutaan Pakistan di Jakarta, Kolonel Muhammad Shahid Siddeeq, mengatakan, Taliban ingin perang bukan berdamai.

Untuk itu, sulit bagi negaranya untuk berdamai dengan Taliban."Hal itu tidak bisa terjadi, karena Tareek-e Taliban Pakistan bukan hanya satu kelompok," katanya.

"Itu adalah kumpulan kelompok-kelompok kecil yang ingin melakukan serangan teror untuk melawan satu negara," katanya lagi, di kediaman Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, semalam.

Menurutnya, pihak Taliban tidak pernah mau berdamai dengan pemerintah. Dia mencontohkan, insiden serangan terhadap Bandara Karachi Juni lalu, terjadi saat uapaya perdamaian antara pihak Taliban dan Pemerintah Pakistan berlangsung.

"Mereka tidak mau damai, mereka menginginkan perang. Jadi oleh karena itu negosasi itu susah untuk terlaksana," katanya.

Menurutnya, walaupun upaya negoisasi terus berjalan, tidak akan ada hasil yang dicapai. Taliban, lanjut dia, akan selalu mengintip setiap kesempatan yang ada untuk menyerang, walaupun itu di tengah upaya negoisasi damai.

(mas)
Berita Terkait
Indonesia Kirimkan Bantuan...
Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan
Ledakan Bom Bunuh Diri...
Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Pos Pemeriksaan Keamanan di Pakistan Barat
Buntut Kecelakaan Pesawat...
Buntut Kecelakaan Pesawat PIA, Pakistan Larang Terbang 262 Pilot
Gagal di Medan Perang,...
Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang
Korban Selamat Pesawat...
Korban Selamat Pesawat PIA: Yang Saya Lihat Hanya Api
Airbus Mulai Selidiki...
Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan
Berita Terkini
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
18 menit yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
2 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
3 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
4 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
5 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
6 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved