Israel Larang Dokter Norwegia Pengecam Zionis Masuk Gaza

Sabtu, 15 November 2014 - 13:54 WIB
Israel Larang Dokter...
Israel Larang Dokter Norwegia Pengecam Zionis Masuk Gaza
A A A
TEL AVIV - Israel melarang Mads Gilbert, seorang dokter Norwegia yang telah membantu Palestina selama konflik selama lebih dari 30 tahun, memasuki Gaza. Dia adalah dokter yang sangat keras mengecam rezim Zionis Israel.

”Saya diminta oleh pemerintah Norwegia untuk turun untuk terus bekerja di Gaza. Ketika kami tiba di persimpangan Erez, saya diberitahu oleh tentara Israel bahwa saya tidak bisa masuk ke Gaza,” katanya.

“Saya harus kembali ke Norwegia,” lanjut dokter berusia 67 tahun itu. Dia berusaha kembali ke Gaza setelah membantu rakyat Gaza ketika perang antara Hamas dan Israel pecah pada Juli hingga Agustus 2014 lalu.

”Saya tidak pernah melanggar hukum Israel. (Larangan) ini provokatif, tidak masuk akal dan benar-benar tidak dapat diterima,” imbuh dia, seperti dikutip RT, semalam.

Lantaran dilarang masuk ke Gaza oleh Israel, Kedutaan Besar Norwegia menulis kepada para pejabat Israel. Surat itu dibalas. Isinya adalah larangan tersebut dengan alasan masalah keamanan. Pemerintah Israel menyatakan kepada pemerintah Norwegia, bahwa keputusan itu mustahil untuk ditinjau ulang.

Gilbert pertama kali masuk Palestina pada tahun 1981. Dia setidaknya sudah menolong sekitar 11 ribu warga Palestina. Dia dikenal salah satunya karena menulis surat terbuka yang mengkritik keras rezim Zionis Israel dalam perang 50 hari di Gaza yang menewaskan lebih dari 2 ribu rakyat Palestina di Gaza.

”Serangan Israel bertujuan untuk meneror, meluka jiwa dan tubuh orang-orang, dan membuat mereka tidak mungkin hidup di masa mendatang, serta menghancurkan rumah-rumah mereka dan melarang sarana untuk dibangun kembali,” bunyi salah satu kutipan surat terbuka yang ditulis dokter Norwegia itu.
(mas)
Berita Terkait
Serukan Boikot Produk...
Serukan Boikot Produk Israel, Uskup Gereja Norwegia Dianggap Anti-Semitisme
AS Menentang Pengakuan...
AS Menentang Pengakuan Sepihak 3 Negara Eropa atas Negara Palestina
Norwegia: Respons Israel...
Norwegia: Respons Israel Tak Proporsional, Sudah Langgar Hukum Perang
Norwegia: Jika ICC Keluarkan...
Norwegia: Jika ICC Keluarkan Surat Perintah Penangkapan, Kami Tangkap Netanyahu!
Dana Kekayaan Norwegia...
Dana Kekayaan Norwegia Senilai Rp30.973 Triliun Lakukan Divestasi dari 11 Perusahaan Israel, Pukulan bagi Zionis
3 Alasan Norwegia Akui...
3 Alasan Norwegia Akui Palestina sebagai Negara, Dukungan yang Lebih Kuat untuk Perdamaian Timur Tengah
Berita Terkini
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
10 menit yang lalu
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 jam yang lalu
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
7 jam yang lalu
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
8 jam yang lalu
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
10 jam yang lalu
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
10 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved