Serukan Boikot Produk Israel, Uskup Gereja Norwegia Dianggap Anti-Semitisme

Selasa, 25 Mei 2021 - 17:46 WIB
loading...
Serukan Boikot Produk...
Veiteberg mengatakan boikot adalah bentuk perlawanan tanpa kekerasan terhadap apa yang dia sebut sebagai pendudukan Palestina. Foto/Ist
A A A
OSLO - Uskup Olso, Kari Veiteberghas menyerukan boikot produk-produk Israel. Veiteberg mengatakan boikot adalah bentuk perlawanan tanpa kekerasan terhadap apa yang dia sebut sebagai pendudukan Palestina.

“Kami memiliki moral dan kewajiban berdasarkan hukum internasional untuk tidak mendukung kekuatan pendudukan Palestina secara finansial. Kami mendesak gereja-gereja di Norwegia untuk mendukung boikot, divestasi dan sanksi (BDS) sebagai solusi untuk perdamaian abadi dan adil,” tulis Veiteberg, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (25/5/2021).

Dia membagikan gambar yang aslinya diterbitkan oleh Organisasi Kristen Pria Muda dan Organisasi Kristen Wanita Muda (YMCA-YWCA), yang menganjurkan boikot ekonomi luas terhadap Israel. Sikap Veiteberg memicu reaksi keras, termasuk tuduhan anti-Semitisme. Baca juga: Media Prancis Sebut Tindakan Israel di Palestina Semakin Mirip dengan Apartheid

"Saya tidak berpikir Uskup Oslo Kari Veiteberg termasuk dalam Gereja Norwegia. Dia percaya kita harus memboikot negara Israel, yang jelas anti-Semit. Kiri telah menyerukan boikot dari apa yang mereka yakini sebagai wilayah pendudukan, tetapi Veiteberg yakin seluruh negara bagian itu tidak sah," anggota Parlemen Norwedia, Christian Tybring-Gjedde.

Tybring-Gjedde berpendapat bahwa pandangan Kari Veiteberg tidak sesuai dengan posisinya sebagai uskup. Baca juga: Polisi Israel Kawal Pemukim Yahudi Kunjungi Kompleks Al Aqsa di Yerusalem
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Dembele Ukir Hat-trick...
Dembele Ukir Hat-trick Tercepat Kedua dalam Sejarah Piala Dunia
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Selat Hormuz Membara,...
Selat Hormuz Membara, Iran Ancam Tembak Kapal-Kapal Tanker yang Tak Patuhi Aturan
Rekomendasi
Lineker Semprot FIFA:...
Lineker Semprot FIFA: Hukuman Madibo Tak Masuk Akal
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Berita Terkini
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved