UE desak penyelidikan insiden Odessa

Minggu, 04 Mei 2014 - 14:59 WIB
UE desak penyelidikan...
UE desak penyelidikan insiden Odessa
A A A
Sindonews.com – Uni Eropa (UE) mendesak adanya penyelidikan penuh oleh badan independent terhadap insiden kerusuhan yang terjadi di Odessa dan menewaskan setidaknya 42 orang yang sebagian besar adalah massa pro Rusia.

"Kami (UE) sangat sedih oleh banyaknya korban tewas ataupun korban luka-luka yang jatuh dalam peristiwa di Odessa," ungkap Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Catherine Ashton. Seperti dilansir Reuters, Minggu (4/5/2014).

"Fakta-fakta yang menyebabkan hilangnya puluhan nyawa dalam indisen tersebut harus segera diselediki dan sebaiknya diserahkan pada badan investigasi independen dan mereka yang bertanggung jawab atas insiden harus dibawa ke pengadilan," tegas Ashton.

Ashton mengatakan, Uni Eropa mendesak semua orang untuk menahan diri dan tidak mengeksploitasi peristiwa di Odessa. "Semua kekuatan politik sekarang harus memikul tanggung jawab mereka dan terlibat dalam dialog yang damai dan inklusif untuk menemukan jalan keluar dari krisis tersebut," papar Ashton.

Pada Jumat (2/4/2014) Massa pro-Kiev atau pendukung Pemerintah Ukraina mengamuk. Mereka membakar gedung serikat buruh di Odessa, Ukraina tenggara yang dihuni massa anti-Kiev penuntut otonomi.

Pihak Moskow menyalahkan Kiev dan Barat atas insiden mematikan tersebut. Mereka menyatakan massa radikal pro-Kiev menyerang kamp-kamp demonstran lokal. Sementara pihak Kiev dan Barat menyatakan sebaliknya, mereka menyatakan ada agen khusus Rusia yang bermain dalam insiden tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Negara Uni Eropa Menyalahkan...
Negara Uni Eropa Menyalahkan Ukraina atas Terjadinya Krisis Energi
Uni Eropa Peringatkan...
Uni Eropa Peringatkan Gelombang Pengungsi Baru, Ini Sebabnya
1 Juta Warga Uni Eropa...
1 Juta Warga Uni Eropa Diprediksi Liburan ke Turki Saat Krisis Gas Musim Dingin
Krisis Energi, Uni Eropa...
Krisis Energi, Uni Eropa Terancam Gelap Gulita
Mantan PM Yunani: Krisis...
Mantan PM Yunani: Krisis Ukraina Bisa Sebabkan Uni Eropa Runtuh
Krisis Energi, Negara...
Krisis Energi, Negara Uni Eropa Ini Tutup 2.800 Toko Bergiliran
Berita Terkini
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
55 menit yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
2 jam yang lalu
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
2 jam yang lalu
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
3 jam yang lalu
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
3 jam yang lalu
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
4 jam yang lalu
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved