Konvoi bantuan PBB tunggu lampu hijau untuk masuk ke Homs
Selasa, 28 Januari 2014 - 21:01 WIB
Konvoi bantuan PBB tunggu lampu hijau untuk masuk ke Homs
A
A
A
Sindonews.com – PBB siap untuk menyalurkan bantuan ke kota Homs, jika telah mendapat lampu hijau dari semua pihak yang bertikai di wilayah itu. Demikian dinyatakan sebuah badan PBB, World Food Programme (WFP), Selasa (28/1/2014).
Kota Homs yang dihuni 2.500 orang, telah mengalami pengepungan selama 18 bulan terakhir oleh pasukan rezim Suriah. Pengepungan dilakukan tentara pemerintah untuk menekan pemberontak Suriah yang menguasai pusat kota Homs.
“Badan PBB di Homs sedang mempersiapkan sebuah konvoi bantuan antar-lembaga yang membawa makanan dan perbekalan bagi penduduk di kota terkepung yang dikuasai pemberontak,” kata juru bicara WFP, Elisabeth Byrs kepada Reuters.
"Setelah semua pihak di wilayah itu mengizinkan konvoi untuk masuk, WFP akan memberikan bantuan bagi 500 keluarga di Homs dan 500 kantong tepung terigu, cukup untuk 2.500 orang selama satu bulan," lanjutnya.
“WFP juga berencana mengirim 100 kotak Plumpy'Doz, produk nutrisi khusus yang membantu untuk mengobati anak-anak yang menderita gangguan pertumbuhan dan kekurangan gizi akut,” katanya.
Pembukaan blokade Kota Homs diusulkan kubu oposisi pada Konferensi Jenewa II yang tengah berlangsung di Swiss. Rezim Suriah sendiri belum memberi lampu hijau, mereka hanya mengizinkan perempuan dan anak-anak untuk meninggalkan kota itu.
Kota Homs yang dihuni 2.500 orang, telah mengalami pengepungan selama 18 bulan terakhir oleh pasukan rezim Suriah. Pengepungan dilakukan tentara pemerintah untuk menekan pemberontak Suriah yang menguasai pusat kota Homs.
“Badan PBB di Homs sedang mempersiapkan sebuah konvoi bantuan antar-lembaga yang membawa makanan dan perbekalan bagi penduduk di kota terkepung yang dikuasai pemberontak,” kata juru bicara WFP, Elisabeth Byrs kepada Reuters.
"Setelah semua pihak di wilayah itu mengizinkan konvoi untuk masuk, WFP akan memberikan bantuan bagi 500 keluarga di Homs dan 500 kantong tepung terigu, cukup untuk 2.500 orang selama satu bulan," lanjutnya.
“WFP juga berencana mengirim 100 kotak Plumpy'Doz, produk nutrisi khusus yang membantu untuk mengobati anak-anak yang menderita gangguan pertumbuhan dan kekurangan gizi akut,” katanya.
Pembukaan blokade Kota Homs diusulkan kubu oposisi pada Konferensi Jenewa II yang tengah berlangsung di Swiss. Rezim Suriah sendiri belum memberi lampu hijau, mereka hanya mengizinkan perempuan dan anak-anak untuk meninggalkan kota itu.
(esn)