Al-Shebab klaim serang kantor polisi Somalia di Beledweyne
Selasa, 19 November 2013 - 20:27 WIB
Al-Shebab klaim serang kantor polisi Somalia di Beledweyne
A
A
A
Sindonews.com - Al-Shebab, militan Somalia yang berkaitan dengan kelompok militan internasional al-Qaeda mengklaim melancarkan serangan terhadap sebuah kantor polisi di Ibu Kota Beledweyne, wilayah tengah Somalia, Selasa (19/11/2013). Dua orang dilaporkan tewas dalam serangan tersebut.
"Sejumlah pasukan khusus mujahidin kami melacarkan serangan ke basis keamanan di Beledweyne. Mereka berhasil membunuh banyak musuh," ungkap komandan lokal al-Shebab Sheikh Mohamed Abu Suleiman kepada AFP.
Sementara itu, Juru Bicara al-Shebab, Abdulaziz Abu Musab mengungkapkan, seorang pelaku bom bunuh diri melancarkan aksinya sebelum sejumlah pria bersenjata memasuki basis keamanan. Dalam pernyerangan itu beberapa anggota pasukan keamanan Somalia tewas, "Serangan ini adalah sebuah kemenangan," ungkap Musab.
Ibu Kota Beledweyne dalam beberapa bulan terakhir telah menjadi sasaran serangan bom yang dilancarkan al-Sebab. Kelompok ini sebelumnya telah diusir dari Mogadishu dan Kota pelabuhan selatan Kismayo. Kedua wilayah tersebut kini berada di bawah mandat kuat pasukan penjaga perdamaian misi Uni Afrika di Somalia (AMISOM).
Bulan lalu, kelompok ini juga mengklaim telah melancarkan serangan bom bunuh diri di sebuah restoran populer di dekat perbatasan Somalia-Ethiopia. Sebanyak 15 orang dilaporkan tewas akibat ledakan bom bunuh diri tersebut.
"Sejumlah pasukan khusus mujahidin kami melacarkan serangan ke basis keamanan di Beledweyne. Mereka berhasil membunuh banyak musuh," ungkap komandan lokal al-Shebab Sheikh Mohamed Abu Suleiman kepada AFP.
Sementara itu, Juru Bicara al-Shebab, Abdulaziz Abu Musab mengungkapkan, seorang pelaku bom bunuh diri melancarkan aksinya sebelum sejumlah pria bersenjata memasuki basis keamanan. Dalam pernyerangan itu beberapa anggota pasukan keamanan Somalia tewas, "Serangan ini adalah sebuah kemenangan," ungkap Musab.
Ibu Kota Beledweyne dalam beberapa bulan terakhir telah menjadi sasaran serangan bom yang dilancarkan al-Sebab. Kelompok ini sebelumnya telah diusir dari Mogadishu dan Kota pelabuhan selatan Kismayo. Kedua wilayah tersebut kini berada di bawah mandat kuat pasukan penjaga perdamaian misi Uni Afrika di Somalia (AMISOM).
Bulan lalu, kelompok ini juga mengklaim telah melancarkan serangan bom bunuh diri di sebuah restoran populer di dekat perbatasan Somalia-Ethiopia. Sebanyak 15 orang dilaporkan tewas akibat ledakan bom bunuh diri tersebut.
(esn)