Myanmar resmi bebaskan 69 tahanan politik

Jum'at, 15 November 2013 - 13:26 WIB
Myanmar resmi bebaskan...
Myanmar resmi bebaskan 69 tahanan politik
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Myanmar pada Jumat (15/11/2013), mengumumkan, bahwa mereka resmi membebaskan sekitar 69 tahanan politik. Pembebasan puluhan tahanan politik itu dilakukan, setelah presiden reformis Thein Sein berkunjung ke Uni Eropa.

Dalam pernyataan, Kantor Presiden Myanmar, mengatakan pembebasan puluhan tahanan politik ini karena alasan kemanusiaan, dan memungkinkan bagi mereka yang dibebaskan untuk membantu membangun Myanmar.

Pembebasan puluhan tahanan politik itu, juga sebagai pembuktian janji Presiden Sein yang akan membebaskan semua sisa pembangkang yang ditahan, paling lambat akhir tahun ini. Sebelumnya, kemarin, Presiden Sein bertemu Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Catherine Ashton.

Dia juga bertemu dengan mantan Presiden AS Bill Clinton, yang berkunjung ke Myanmar atas nama yayasan. Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair juga berkunjung ke negara itu. Thein Sein, telah menuai pujian dari berbagai negara atas gerakan reformasinya.

Pada Juli lalu, saat berkunjung ke London, dia menyampaikan janji yang mempertegas kebijakan reformasinya. ”Tidak ada tahanan ‘hati nurani’ di Myanmar pada akhir tahun ini,” janji Sein kala itu.

Oktober 2013 lalu, Pemerintah Myanmar telah membebaskan 56 tahanan politik. Para tahanan politik di negara itu, terdiri dari aktivis politik, wartawan, pengacara hingga seniman. Mereka dijebloskan ke penjara saat negara itu dikuasai junta militer.

Negara itu mulai berubah, setelah pemimpin oposisi Aung Sang Suu Kyi dibebaskan, setelah bertahun-tahun menjalani tahanan rumah.
(mas)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
58 menit yang lalu
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
2 jam yang lalu
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
2 jam yang lalu
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
3 jam yang lalu
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
3 jam yang lalu
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
3 jam yang lalu
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved