37 orang tewas akibat ledakan bom di Pakistan
Minggu, 29 September 2013 - 19:15 WIB

37 orang tewas akibat ledakan bom di Pakistan
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah ledakan bom mengguncang pasar Kissa Khwani, Peshawar, Pakistan, Minggu (29/9/2013) pagi pukul 10.50 waktu setempat. Pejabat lokal setempat mengatakan, puluhan orang tewas dalam ledakan mematikan ketiga di Kota Peshawar selama sepekan tersebut.
"Ledakan itu menewaskan 37 orang dan melukai 106 orang lainnya," ungkap Pejabat Lokal Administrasi setempat, Sahebzada Muhammad Anis kepada AFP.
Dari tayangan yang disiarkan saluran TV lokal Pakistan, ledakan itu memicu kebakaran besar di lokasi kejadian, setidaknya hampir 50 toko rusak akibat ledakan bom tersebut. Dugaan awal, ledakan itu berasal dari dalam mobil yang di parkir di dekat sebuah kantor polisi di dekat pasar Kissa Khwani dan ledakan itu dikendalikan dari jarak jauh.
"Nampaknya, sebuah mobil telah digunakan untuk memicu ledakan ini. Tapi, penyelidikan akan dilakukan untuk memastikan sifat dari ledakan tersebut. Saat ini sejumlah tim penjinak bom tengah mengumpulkan sejumlah barang bukti dari dari lokasi kejadian," ungkap Anis.
Semua koran tewas telah dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Lady Reading. Juru Bicara Rumah Sakit Lady Reading di Peshawar mengatakan, dari puluhan korban tewas dua orang di antara mereka adalah dua wanita dan enam anak-anak berusia sekitar 5-9 tahun.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Sementara itu, Presiden dan Perdana Menteri Pakistan telah mengeluarkan pernyataan yang isinya mengutuk serangan serangan tersebut.
"Ledakan itu menewaskan 37 orang dan melukai 106 orang lainnya," ungkap Pejabat Lokal Administrasi setempat, Sahebzada Muhammad Anis kepada AFP.
Dari tayangan yang disiarkan saluran TV lokal Pakistan, ledakan itu memicu kebakaran besar di lokasi kejadian, setidaknya hampir 50 toko rusak akibat ledakan bom tersebut. Dugaan awal, ledakan itu berasal dari dalam mobil yang di parkir di dekat sebuah kantor polisi di dekat pasar Kissa Khwani dan ledakan itu dikendalikan dari jarak jauh.
"Nampaknya, sebuah mobil telah digunakan untuk memicu ledakan ini. Tapi, penyelidikan akan dilakukan untuk memastikan sifat dari ledakan tersebut. Saat ini sejumlah tim penjinak bom tengah mengumpulkan sejumlah barang bukti dari dari lokasi kejadian," ungkap Anis.
Semua koran tewas telah dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Lady Reading. Juru Bicara Rumah Sakit Lady Reading di Peshawar mengatakan, dari puluhan korban tewas dua orang di antara mereka adalah dua wanita dan enam anak-anak berusia sekitar 5-9 tahun.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Sementara itu, Presiden dan Perdana Menteri Pakistan telah mengeluarkan pernyataan yang isinya mengutuk serangan serangan tersebut.
(esn)