AS ingin perluas akses di pangkalan-pangkalan militer Filipina

Sabtu, 31 Agustus 2013 - 23:22 WIB
AS ingin perluas akses...
AS ingin perluas akses di pangkalan-pangkalan militer Filipina
A A A
Sindonews.com – Amerika Serikat (AS) ingin menggunakan basis militer Filipina untuk jangka waktu hingga 20 tahun mendatang. Demikian dinyatakan oleh seorang pejabat Filipina, Sabtu (31/8/2013).

Dilaporkan, saat ini AS dan Filipina tengah melakukan pembicaraan serius soal penyebaran pasukan AS yang lebih luas di Asia. Negosiasi bertujuan untuk memungkinkan lebih banyak pasukan, kapal, pesawat dan peralatan militer AS lainnya untuk melewati Filipina.

Sejak 1992 hingga kini, Filipina menjadi tuan rumah bagi puluhan ribu tentara AS. "Untuk AS, mereka biasanya memiliki perjanjian seperti ini, yang memiliki durasi 20 tahun. Saat ini, delegasi Filipina tengah kemungkinan durasi yang lebih pendek," kata Carlos Sorreta, Sekretaris Luar Negeri Pemerintahan Filipina.

Dia tidak memberikan kerangka waktu tertentu untuk usulan Filipina itu. Ia hanya menyatakan, "masalah substantif durasi akan tunduk pada diskusi lebih lanjut". Sementara Juru Bicara Kedutaan AS di Filipina, Kurt Hoyer, menolak berkomentar soal usul perunding AS yang telah mengusulkan perjanjian 20 tahun dengan Manila.

Para pejabat Filipina mengatakan, peningkatan kehadiran pasukan AS adalah bagian dari upaya Manila untuk membangun postur pertahanan yang kredibel, karena menghadapi sengketa wilayah di Laut China Selatan dengan China. Manila menuduh China agresif mendorong klaim teritorial atas sebagian besar wilatah Laut Cina Selatan, termasuk perairan dekat pantai Filipina.
(esn)
Berita Terkait
Negara-negara Asia Tenggara...
Negara-negara Asia Tenggara Sekutu Amerika Serikat
Media Amerika Serikat:...
Media Amerika Serikat: Vietnam Berisiko Gagal, Timnas Indonesia Punya Tugas Mudah
Melunak, Filipina Cabut...
Melunak, Filipina Cabut Ancaman Akhiri Pakta Militer dengan AS
AS-Filipina Gelar Pertemuan...
AS-Filipina Gelar Pertemuan Soal Perjanjian Pertahanan, China Waspada
Menhan Filipina Mengaku...
Menhan Filipina Mengaku Didesak China Hentikan Tinjauan Pakta Pertahanan dengan AS
Duterte Gantung Nasib...
Duterte 'Gantung' Nasib Perjanjian Kunjungan Pasukan AS
Berita Terkini
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
11 menit yang lalu
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
1 jam yang lalu
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
2 jam yang lalu
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
3 jam yang lalu
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
4 jam yang lalu
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved