Serangan bom bunuh diri tewaskan 8 warga Pakistan
Senin, 08 Juli 2013 - 20:55 WIB
Serangan bom bunuh diri tewaskan 8 warga Pakistan
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak delapan orang dilaporkan tewas, sementara sembilan orang lainnya terluka akibat serangan bom bunuh diri di Distrik Hangu, Provinsi Kyber wilayah barat Pakistan, Senin (8/7/2013).
Media lokal, Chanel Dunya, melaporkan serangan bom bunuh diri itu terjadi sekitar pukul 16.15 waktu setempat. Serangan bom bunuh diri itu menargetkan Malik Habibullah Khan, kakak dan pemimpin suku yang dituakan di Torawari, Doaba, Distrik Hangu.
Saksi mata mengatakan, ledakan besar terjadi setelah pelaku pembom bunuh diri menabrakkan sepeda motornya yang sarat akan muatan bahan peledak ke sebuah taksi. Ledakan itu menghancurkan, taksi, motor, serta sejumlah kaca toko dan mobil di sekitarnya.
Sebanyak, enam orang dilaporkan tewas sementara 11 orang luka-luka dilokasi kejadian. Semua korban luka-luka dilarikan ke rumah saki di Distrik Hangust, dua diantara mereka yang terluka meninggal karena luka yang mereka derita cukup parah.
Presiden Pakistan Asif Ali Zardari mengutuk serangan itu dan memerintahkan pihak berwenang untuk memberikan perawatan terbaik bari para korban luka-luka. Sementara, Perdana Menteri, Nawaz Sharif mengecam ledakan bom dan menyatakan kesedihan atas korban meninggal dunia.
Media lokal, Chanel Dunya, melaporkan serangan bom bunuh diri itu terjadi sekitar pukul 16.15 waktu setempat. Serangan bom bunuh diri itu menargetkan Malik Habibullah Khan, kakak dan pemimpin suku yang dituakan di Torawari, Doaba, Distrik Hangu.
Saksi mata mengatakan, ledakan besar terjadi setelah pelaku pembom bunuh diri menabrakkan sepeda motornya yang sarat akan muatan bahan peledak ke sebuah taksi. Ledakan itu menghancurkan, taksi, motor, serta sejumlah kaca toko dan mobil di sekitarnya.
Sebanyak, enam orang dilaporkan tewas sementara 11 orang luka-luka dilokasi kejadian. Semua korban luka-luka dilarikan ke rumah saki di Distrik Hangust, dua diantara mereka yang terluka meninggal karena luka yang mereka derita cukup parah.
Presiden Pakistan Asif Ali Zardari mengutuk serangan itu dan memerintahkan pihak berwenang untuk memberikan perawatan terbaik bari para korban luka-luka. Sementara, Perdana Menteri, Nawaz Sharif mengecam ledakan bom dan menyatakan kesedihan atas korban meninggal dunia.
(esn)