Israel: PBB bahas penambahan pasukan Swedia ke Golan

Kamis, 13 Juni 2013 - 18:21 WIB
Israel: PBB bahas penambahan...
Israel: PBB bahas penambahan pasukan Swedia ke Golan
A A A
Sindonews.com - Sekjen PBB Ban Ki-moon dikabarkan tengah melakukan sebuah pembicaraan dengan Swedia. Menurut seorang pejabat Israel, kedua belah pihak sedang membahas penambahan jumlah pasukan Swedia yang bergabung dengan pasukan Penjaga Perdamaian PBB untuk menjalani tugas di Dataran Tinggi Golan (UNDOF).

"Pembicaraan ini masih dalam tahap yang sangat awal," ungkap pejabat Israel tanpa menyebut nama kepada AFP. "Belum jelas dan belum ada kesepakatan siapa pihak yang menginginkan ini. Kondisinya belum jelas," imbuhnya.

Hari ini, surat kabar Israel memberitakan, bahwa Menteri Luar Negeri Swedia Carl Bildt mendukung pengiriman pasukan ke Dataran Tinggi Golan untuk menggantikan pasukan Austria. Kabaranya, mereka akan mengirimkan pasukan lebih besar dari jumlah pasukan Finlandia, Norwegia, dan Denmark.

"Swedia ingin memperkuat mandat UNDOF dan mengubahnya menjadi sebuah kekuatan yang lebih kuat, serta mampu mempertahankan diri jika diserang," ungkap Bildt.

Pejabat Israel itu mengaku, dia tidak mengetahui semua isi pembicaraan yang dikatakan oleh pejabat Swedia kepada Ki-moon. Tapi yang jelas, pembicaraan itu mengarah ke sana (penambahan pasukan).
(esn)
Berita Terkait
Dahsyatnya Serangan...
Dahsyatnya Serangan Udara Israel di Suriah, 57 Orang Tewas
Suriah Desak PBB Ambil...
Suriah Desak PBB Ambil Langkah Tegas Terkait Serangan Udara Israel
Dua Warga Sipil Tewas...
Dua Warga Sipil Tewas dalam Serangan Udara Israel di Suriah
Tank Israel Gempur Provinsi...
Tank Israel Gempur Provinsi Quneitra di Suriah
Israel Gempur Suriah,...
Israel Gempur Suriah, 2 Orang Tewas di Damaskus
3 Ancaman Zionis ke...
3 Ancaman Zionis ke HTS di Suriah, Salah Satunya Jangan Dekati Perbatasan Israel
Berita Terkini
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
34 menit yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
1 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
2 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
3 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
4 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
5 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved