PM Pakistan kutuk serangan drone AS

Senin, 10 Juni 2013 - 23:54 WIB
PM Pakistan kutuk serangan...
PM Pakistan kutuk serangan drone AS
A A A
Sindonews.com – Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif pada Senin (10/6/2013), mengutuk serangan pesawat tak berawak (drone) Amerika Serikat (AS). Sharif menyebutnya sebagai pelanggaran kedaulatan nasional. Hal ini disampaikan Sharif dalam sambutannya pada pertemuan kabinet pertama.

Sharif telah mengkritik serangan pesawat tak berawak AS di wilayah kesukuan negara itu, sejak ia memangku jabatan sebagai Perdana Menteri Pakistan, pekan lalu. Operasi drone AS yang dikendalikan CIA telah melakukan satu serangan di Waziristan Utara, dua hari setelah Sharif dilantik menjadi Perdana Menteri.

Sharif mengatakan kepada kabinet, bahwa pemerintahnya telah menetapkan kebijakan untuk melawan serangan drone, tapi dia tidak menjelaskan secara detil kebijakan itu. "Ini adalah masalah kekhawatiran, bahwa setelah mengambil alih pemerintahan baru, serangan drone tidak dapat diterima dengan cara apapun," kata Sharif, seperti dikutip dari Xinhua.

Pernyataan Sharif itu datang, pada saat partai oposisi mengajukan sebuah resolusi terhadap serangan drone di Parlemen Nasional. Mantan Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mehmood Qureshi, yang juga seorang pemimpin utama dari Partai Tehrik-e-Insaf Pakistan (PTI), mengatakan, resolusi itu berupaya mengutuk serangan drone dan untuk menghentikan serangan drone.

Resolusi tersebut menambahkan, bahwa warga sipil tak berdosa telah tewas dalam serangan itu dan meminta pemerintah federal untuk menghapuskan semua perjanjian yang berkaitan dengan serangan drone AS.
(esn)
Berita Terkait
PM Pakistan Tegaskan...
PM Pakistan Tegaskan Tidak akan Izinkan AS Bangun Pangkalan Militer di Negaranya
AS Minta Bantuan Pakistan...
AS Minta Bantuan Pakistan Dalam Proses Perdamaian Afghanistan
Dinilai Masih Jadi Sarang...
Dinilai Masih Jadi 'Sarang' Teroris, AS Tetap Tangguhkan Bantuan Keamanan pada Pakistan
Mengapa AS Cemburu dengan...
Mengapa AS Cemburu dengan Pakistan yang Mampu Kembangkan Rudal Canggih?
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Terungkap, India dan...
Terungkap, India dan Pakistan Nyaris Perang Nuklir
Berita Terkini
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
32 menit yang lalu
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
1 jam yang lalu
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
1 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
10 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
11 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
12 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved