PM baru Pakistan minta serangan drone AS dihentikan
Kamis, 06 Juni 2013 - 01:27 WIB
PM baru Pakistan minta serangan drone AS dihentikan
A
A
A
Sindonews.com – Perdana Menteri Pakistan yang baru dilantik, Nawaz Sharif menyerukan diakhirinya serangan pesawat tak berawak (drone) Amerika Serikat (AS) di barat laut negara itu.
"Kami menghormati kedaulatan orang lain dan mereka juga harus menghormati kedaulatan dan kemerdekaan kami. Kampanye ini harus berakhir," kata Sharif, Rabu (5/6/2013), seperti dikutip dari Channel News Asia.
Sharif menyerukan strategi yang komprehensif untuk membasmi ekstremisme, alasan yang digunakan AS dalam melancarkan serangan drone ke berbagai negara. Serangan drone AS di Pakistan sangat dikecam. Namun, AS tetap melakukannya secara rutin.
Washington memandang serangan drone sebagai alat penting dalam memerangi Taliban dan gerilyawan Al-Qaeda yang bersembunyi di daerah suku tanpa hukum di wilayah Pakistan.
Sharif mengatakan, Pakistan akan bekerja sama dengan NATO untuk memberantas kaum ekstrimis. Tapi, Sharif juga memperingatkan, bahwa Washington harus memerhatikan secara serius kekhawatiran Islamabad tentang serangan drone.
"Kami menghormati kedaulatan orang lain dan mereka juga harus menghormati kedaulatan dan kemerdekaan kami. Kampanye ini harus berakhir," kata Sharif, Rabu (5/6/2013), seperti dikutip dari Channel News Asia.
Sharif menyerukan strategi yang komprehensif untuk membasmi ekstremisme, alasan yang digunakan AS dalam melancarkan serangan drone ke berbagai negara. Serangan drone AS di Pakistan sangat dikecam. Namun, AS tetap melakukannya secara rutin.
Washington memandang serangan drone sebagai alat penting dalam memerangi Taliban dan gerilyawan Al-Qaeda yang bersembunyi di daerah suku tanpa hukum di wilayah Pakistan.
Sharif mengatakan, Pakistan akan bekerja sama dengan NATO untuk memberantas kaum ekstrimis. Tapi, Sharif juga memperingatkan, bahwa Washington harus memerhatikan secara serius kekhawatiran Islamabad tentang serangan drone.
(esn)