DK PBB jatuhkan sanksi baru bagi Korut

Jum'at, 08 Maret 2013 - 17:54 WIB
DK PBB jatuhkan sanksi...
DK PBB jatuhkan sanksi baru bagi Korut
A A A
Sindonews.com - Seluruh anggota Dewan Keamanan (DK) PBB yang bersidang di Amerika Serikat (AS) sepakat untuk memperluas dan memperkuat sanksi terhadap Korea Utara (Korut), Kamis (7/3/2013). Sanksi baru tersebut merupakan ganjaran atas uji coba nuklir bawah tanah yang dilakukan Korut pada 12 Februari lalu.

Sanksi ke empat DK PBB terhadap Korut ini bertujuan untuk membatasi kegiatan perbankan Korut yang dicurigai melakukan penyaluran uang untuk pengembangan nuklir dan rudal negara komunis itu.

Resolusi tersebut mencakup sejumlah langkah pembatasan dan peningkatan pengawasan di laut Korea, termasuk kegiatan pengiriman kargo sejumlah barang. Selain itu, sanksi juga diberikan kepada tiga pejabat tinggi dan dua industri senjata di Korut.

Resolusi tersebut juga, mengecam keras uji coba nuklir bawah tanah Korut dalam istilah yang sangat kuat. Sebab, Korut telah mengabaikan resolusi sebelumnya. Larangan peluncuran rudal balistik dan uji coba nuklir ataupun berbagai tindakan yang mengarah kepada aksi provokasi, juga tercantum dalam resolusi itu.

Rusia yang saat ini memegang kursi kepresidenen DK PBB, berharap Korut mematuhi sanksi baru tersebut dan menghentikan pengembangan uji coba nuklir dan rudal balistik. "Kami berharap semua pihak yang terlibat dalam urusan regional tidak akan melakukan segala tindakan yang dapat memperkeruh situasi di semenanjung Korea ataupun di timur laut Asia," ungkap Kementrian Luar Negeri Rusia dalam sebuah peryataan.

Seperti diketahui, Korut mengklaim telah berhasil melakukan uji coba nuklir ketiga yang dilakukan di bawah tanah, Selasa (12/2/2013). Kantor berita resmi Korut, KCNA, mengungkapkan, uji coba tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan nasional Korut dan untuk melawan kebijakan permusuhan Amerika Serikat (AS).

Uji coba itu menjadi langkah maju Korut untuk mewujudkan ambisinya membuat sebuah hulu ledak nuklir kecil yang bisa dimasukan ke dalam misil jarak jauh. Tidak tanggung-tanggung, misil itu dirancang untuk bisai menjangkau wilayah AS.
(esn)
Berita Terkait
PBB: Korea Utara Abaikan...
PBB: Korea Utara Abaikan Sanksi Nuklir
Lebih dari 40 Negara...
Lebih dari 40 Negara Tuding Korut Langgar Sanksi PBB
PBB: Korut-Korsel Bersalah...
PBB: Korut-Korsel Bersalah Terkait Baku Tembak di Perbatasan
Program Luar Angkasa...
Program Luar Angkasa Dipermasalahkan DK PBB, Korut Kesal
Korea Utara Tuding Pakar...
Korea Utara Tuding Pakar HAM PBB Boneka AS
Korea Utara Kecam Seruan...
Korea Utara Kecam Seruan Denuklirisasi Sekjen PBB
Berita Terkini
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
25 menit yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
1 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
3 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
4 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved