Pro Kontra iringi rencana Kolombia melegalkan ekstasi

Rabu, 30 Januari 2013 - 16:42 WIB
Pro Kontra iringi rencana...
Pro Kontra iringi rencana Kolombia melegalkan ekstasi
A A A
Sindonew.com - Pemerintah Kolombia sedang meninjau ulang undang-undang pengunaan narkoba sintetis, seperti ekstasi, Rabu (30/1/2013). Rencana UU baru tersebut akan diajukan pada Kongres dalam beberapa bulan mendatang

"Di bawah RUU narkotika baru itu, penggunaan pribadi narkotika sintetis seperti ekstasi akan dilegalkan dalam dosis pribadi," ungkap Ruth Stella Correa, Menteri Kehakiman Kolombia seperti dilansir BBC.co.uk Rabu (30/1/2013).

Correa mengatakan dengan UU baru tersebut hukum lama yang melarang penggunaan kokain dan mariyuana akan dihapus. Meski dalam UU lama, Kolombia tidak menjatuhkan sanksi hukum bagi mereka yang memiliki kokain dan mariyuana dalam jumlah kecil.

Amandemen ini dilakukan untuk mengatasi penggunaan dan penyelundupan narkotika. Peninjauan tersebut dilakukan oleh sebuah kelompok yang menyertakan mantan Presiden Cesar Gaviria, sejumlah pakar dan akademisi. Hasil tinjauan kelompok ini akan dijadikan rekomendasi delapan bulan mendatang.

"Mahkamah Konstitusi sendiri telah menentang kriminalisasi orang membawa mariyuana dan kokain dalam jumlah kecil," ungkap Ruth.

Sementara itu, juru Bicara Partai Hijau Kolombia mengatakan bahwa partai mereka mendukung rencana pemerintah yang bertujuan untuk mengakhiri bisnis tersebut.

Namun legalisasi narkotika sintetis juga menuai kritik. Beberapa pihak mengatakan langkah tersebut hanya akan membuat perdebatan tentang narkoba semakin berlarut-larut.

Pengumuman Menteri Kehakiman itu akan membuka kembali perdebatan penggunaan narkoba di Kolombia. Sebab, Kolombia masih mengadopsi sebuah pendekatan represif pada penggunaan narkotika yang mengancam hukuman pidana bagi pemilik dan pengguna narkotika.
(esn)
Berita Terkait
7 Petugas Tewas dalam...
7 Petugas Tewas dalam Serangan Bahan Peledak di Desa Huila Kolombia Barat
Mengaku Dapat Wangsit,...
Mengaku Dapat Wangsit, Keponakan Temukan Rp403 M di Bekas Rumah Escobar
Rusia Usir dan Persona...
Rusia Usir dan Persona Non Grata-kan Dua Diplomat Kolombia
Bentrok di Perbatasan...
Bentrok di Perbatasan Kolombia, Venezuela Tangkap Anggota Kartel Sinaloa
Kolombia Tangkap 10...
Kolombia Tangkap 10 Orang Terkait Penembakan Helikopter Presiden
2 Kelompok Pemberontak...
2 Kelompok Pemberontak Berebut Perdagangan Narkoba, 23 Tewas
Berita Terkini
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
42 menit yang lalu
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
1 jam yang lalu
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
2 jam yang lalu
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
2 jam yang lalu
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
3 jam yang lalu
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
4 jam yang lalu
Infografis
Pangeran Arab Saudi...
Pangeran Arab Saudi Ini Berani Melawan Rencana Trump Caplok Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved