Siapa Aurangzeb Ahmed? Arsitek Perang Pakistan yang Suka Menerapkan Strategi Militer China Kuno

Senin, 12 Mei 2025 - 16:25 WIB
loading...
Siapa Aurangzeb Ahmed?...
Aurangzeb Ahmed dikenal ahli strategi militer China kuno. Foto/MM News
A A A
ISLAMABAD - Wakil Marsekal Udara Aurangzeb Ahmed merupakan perwira senior di Angkatan Udara Pakistan (PAF) yang saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Hubungan Masyarakat (DGPR) untuk PAF. Ia diangkat ke posisi ini pada 25 Agustus 2022.

Melansir MM News, Selama konflik baru-baru ini antara Pakistan dan India, AVM Aurangzeb Ahmed mendapat perhatian publik yang signifikan atas pernyataannya yang berani terhadap musuh.

Dalam jumpa pers yang diadakan pada Minggu malam oleh Direktur Jenderal Hubungan Masyarakat Antar-Layanan (DG ISPR), Letnan Jenderal Ahmed Sharif Chaudhry, AVM Aurangzeb Ahmed juga hadir bersamanya.

Siapa Aurangzeb Ahmed? Arsitek Perang Pakistan yang Suka Menerapkan Strategi Militer China Kuno

1. Berulang Kali Memimpin Skuadron Tempur

Menurut informasi yang tersedia untuk umum, AVM Aurangzeb Ahmed ditugaskan ke Cabang Tugas Umum (Pilot) PAF pada bulan Desember 1992.

Sepanjang kariernya, ia telah memimpin skuadron tempur dan pangkalan udara operasional. Ia juga pernah menjabat sebagai Asisten Kepala Staf Udara (Persyaratan & Pengembangan Operasional) di Markas Besar Udara di Islamabad.

Baca Juga: Secara Tak Langsung, Angkatan Udara India Akui Rafale Ditembak Jatuh Pakistan

2. Belajar Seni Militer China

AVM Ahmed meraih gelar master dalam Seni Militer dari China dan dalam Keamanan Nasional & Studi Perang dari Universitas Pertahanan Nasional di Islamabad.

Ia pernah menjabat sebagai staf pengarah dan anggota fakultas di Universitas Pertahanan Nasional dan juga memimpin tim Kompleks Aeronautika Pakistan sebagai komandan kontingen di Arab Saudi.

3. Memiliki Pengalaman yang Luas

Di Angkatan Udara Pakistan, pangkat Wakil Marsekal Udara adalah pangkat bintang dua, setara dengan Mayor Jenderal di Angkatan Darat Pakistan dan Laksamana Muda di Angkatan Laut Pakistan.

Perwira dengan pangkat ini biasanya memegang jabatan komando dan staf utama, seperti memimpin pangkalan udara, memimpin komando udara regional, atau mengarahkan departemen operasional dan teknis yang penting. Wakil Marsekal Udara adalah pemimpin berpengalaman dengan karier militer terhormat dan kemampuan kepemimpinan terbukti.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Janggal, Jubir Angkatan...
Janggal, Jubir Angkatan Laut Garda Revolusi Iran Tewas akibat Kecelakaan
Rekomendasi
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Ramalan Diego Maradona...
Ramalan Diego Maradona Jadi Kenyataan? Kritik Piala Dunia di Amerika Serikat Kembali Viral
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved