Kolombia Tangkap 10 Orang Terkait Penembakan Helikopter Presiden

Jum'at, 23 Juli 2021 - 02:38 WIB
loading...
Kolombia Tangkap 10...
Kolombia tangkap 10 orang terkait penembakan helikopter presiden. Foto/SCMP
A A A
BOGOTA - Kolombia menangkap 10 orang yang dituduh terlibat dalam serangan terhadap sebuah helikopter yang membawa Presiden Ivan Duque dan sebuah pangkalan militer bulan lalu yang menurut para pejabat pada Kamis direncanakan oleh mantan pemimpin pemberontak FARC yang berbasis di Venezuela .

Pengeboman mobil di pangkalan di kota timur laut Cucuta, rumah bagi brigade ke-30 tentara, melukai 44 orang, termasuk dua penasihat militer Amerika Serikat (AS). Kemudian pada bulan Juni, sebuah helikopter yang mengangkut Presiden Duque dan pejabat lainnya di atasnya ditembaki peluru.

Baca juga: Horor, Helikopter Pembawa Presiden Kolombia Dihujani Peluru

"Sepuluh orang yang ditangkap di provinsi Norte de Santander adalah mantan pemberontak FARC yang menolak kesepakatan damai 2016," kata Jaksa Agung Francisco Barbosa dalam konferensi pers yang disiarkan melalui media sosial, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (23/7/2021).

Barbosa mengungkapkan tiga orang mengambil bagian dalam perencanaan dan pelaksanaan kedua serangan dan telah ditahan dan didakwa, sementara yang lain adalah pensiunan kapten tentara.

"Perintah untuk melakukan serangan datang dari mantan pemimpin FARC yang beroperasi dari Venezuela," ungkap Menteri Pertahanan Kolombia Diego Molano selama konferensi pers itu.

Dia mengatakan insiden tersebut menunjukkan pemerintah Presiden Venezuela Nicolas Maduro melindungi para pembangkang FARC, menyebut mereka "teroris".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Alex Saab, Eks Menteri...
Alex Saab, Eks Menteri Venezuela Sekutu Maduro, Diusir ke AS untuk Kedua Kalinya
Venezuela Tolak Tawaran...
Venezuela Tolak Tawaran Trump untuk Jadi Negara Bagian ke-51 AS
AS Rebut 13,5 Kg Uranium...
AS Rebut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Akan Digunakan Membuat Bom Nuklir?
Inilah 4 Perempuan Cantik...
Inilah 4 Perempuan Cantik di Balik Kartel Narkoba Terkejam, Salah Satunya Punya 3 Suami
Pasukan Khusus AS Ditangkap...
Pasukan Khusus AS Ditangkap karena Bertaruh dan Menang Rp7 Miliar dalam Penculikan Maduro
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
10 Presiden Tertua di...
10 Presiden Tertua di Dunia yang Menjabat saat Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved