Tak Pernah Terjadi Sebelumnya, China Mampu Tundukkan AS

Senin, 12 Mei 2025 - 20:38 WIB
loading...
Tak Pernah Terjadi Sebelumnya,...
China mampu menundukkan AS dalam negosiasi perang dagang. Foto/X/@astraiaintel
A A A
WASHINGTON - China dan Amerika Serikat telah sepakat untuk menghapus sebagian besar tarif yang dikenakan sejak 2 April.

Itu merupakan sebuah terobosan menyusul pembicaraan berisiko tinggi yang dapat membantu menyelesaikan perang dagang yang telah menaikkan bea masuk ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Kedua negara membuat pengumuman tersebut dalam pernyataan bersama yang dirilis pada hari Senin.

Perjanjian tersebut menaikkan tarif AS saat ini untuk barang-barang China menjadi 30 persen, dan bea masuk China untuk impor AS menjadi 10 persen, di atas beberapa pungutan balasan yang dikenakan sebelumnya pada barang-barang Amerika tertentu.

"Kami telah menurunkan tingkat tarif secara substansial," kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent, yang memimpin delegasi Amerika dalam pembicaraan tersebut, dalam konferensi pers yang diadakan tak lama setelah pernyataan tersebut dirilis. "Tidak ada pihak yang menginginkan pemisahan."

Menurut pernyataan bersama tersebut, baik China maupun AS berjanji untuk menghapus 91 poin persentase dari tarif April dan menangguhkan 24 poin persentase lebih lanjut untuk 90 hari ke depan, dengan bea masuk 20 persen yang dikenakan oleh Presiden AS Donald Trump awal tahun ini atas nama penghentian aliran obat terlarang fentanil tetap berlaku.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Pernikahan Tragis! Ayah...
Pernikahan Tragis! Ayah Mempelai Wanita Tewas akibat Serangan Jantung setelah Ribut soal Mahar
Rekomendasi
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Berita Terkini
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved