Lebih dari 550 Eks Pejabat Israel Desak Trump Akhiri Perang Gaza

Selasa, 13 Mei 2025 - 21:30 WIB
loading...
Lebih dari 550 Eks Pejabat...
Orang-orang menghadiri upacara pemakaman gadis Palestina berusia 11 tahun Rimas Abeed, yang tewas dalam serangan Israel di Nuseirat, Gaza pada 12 Mei 2025. Foto/Moiz Salhi/Anadolu Agency
A A A
TEL AVIV - Lebih dari 550 mantan pejabat dari lembaga keamanan Israel mendesak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggunakan kunjungannya ke Timur Tengah untuk membantu mengakhiri perang di Gaza dan mengamankan pembebasan tawanan yang ditahan di Jalur Gaza.

Permohonan tersebut disampaikan dalam surat yang dikirim pada hari Minggu oleh Komandan Keamanan Israel, kelompok yang mencakup ratusan mantan tokoh senior dari militer pendudukan Israel, badan intelijen (Aman), Mossad, dan dinas keamanan internal Shin Bet (Shabak), menurut surat kabar berbahasa Ibrani Yedioth Ahronoth.

Presiden Trump, yang memulai masa jabatan keduanya pada bulan Januari, tiba di Arab Saudi hari ini (13/5/2025) pada awal tur regional yang mencakup pemberhentian di Qatar dan Uni Emirat Arab.

Dalam surat tersebut, para penandatangan mengatakan, "Kami mendesak Anda menggunakan kunjungan Anda ke wilayah tersebut untuk membawa kembali semua sandera kami … mengakhiri perang … dan mengakhiri kematian dan penderitaan orang-orang tak berdosa."

Mereka berpendapat perang Gaza “tidak lagi sesuai dengan tujuan nasional Israel”, dan menyatakan “tujuan yang dapat dibenarkan” Israel untuk “mengakhiri kebrutalan Hamas” setelah serangan 7 Oktober “telah lama tercapai.”

Mereka menyatakan harapan kunjungan Trump ke wilayah tersebut akan menandai titik balik, mengingat tujuannya yang sudah lama untuk mengakhiri perang dan popularitasnya di kalangan warga Israel.

Baca juga: Israel Setujui Metode Baru Pencurian Tanah di Tepi Barat
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Penampakan Pesawat Pengebom...
Penampakan Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh dan Meledak, Hancur Tak Berbekas
Rekomendasi
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Berita Terkini
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Infografis
1.000 Prajurit Israel...
1.000 Prajurit Israel yang Meminta Perang Gaza Diakhiri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved