Pekan depan, Morsi undang Abbas kunjungi Mesir
Rabu, 02 Januari 2013 - 23:16 WIB
Pekan depan, Morsi undang Abbas kunjungi Mesir
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas telah menerima undangan resmi dari Presiden Mesir, Mohamed Morsi untuk mengunjungi Kairo pada pekan depan. Pernyataan ini disampaikan oleh seorang pejabat faksi Fatah, Rabu (2/1/2013).
Seperti dikutip dari kantor berita Ma’an, pertemuan akan berfokus pada rekonsiliasi antara Fatah, faksi pimpinan Abbas dan saingan mereka, Hamas. “Fatah menyambut baik undangan dari Mesir untuk melanjutkan upaya rekonsiliasi,” kata seorang pejabat Fatah, Faysel Abu Shahla.
Sejak 2007, hubungan antara Fatah dan Hamas memang tak harmonis. Kedua faksi juga sempat terlibat pertikaian bersenjata yang berujung pada pembagian kekuasan. Fatah berkuasa di Tepi Barat, sedangkan Hamas di Jalur Gaza.
Semangat rekonsiliasi baru benar-benar terlihat setelah terciptanya gencatan senjata antara Hamas dengan militer Israel, usai terjadinya perang selama 8 hari, bulan lalu. Selain itu, peningkatan status Palestina di PBB juga membuat kedua faksi kian semangat untuk melakukan rekonsiliasi.
Mesir jadi salah satu negara yang mengupayakan terciptanya persatuan di Palestina. Mesir pula yang menjadi penggagas tejadinya kesepakatan damai antara militer Israel dengan Hamas, bulan lalu.
Seperti dikutip dari kantor berita Ma’an, pertemuan akan berfokus pada rekonsiliasi antara Fatah, faksi pimpinan Abbas dan saingan mereka, Hamas. “Fatah menyambut baik undangan dari Mesir untuk melanjutkan upaya rekonsiliasi,” kata seorang pejabat Fatah, Faysel Abu Shahla.
Sejak 2007, hubungan antara Fatah dan Hamas memang tak harmonis. Kedua faksi juga sempat terlibat pertikaian bersenjata yang berujung pada pembagian kekuasan. Fatah berkuasa di Tepi Barat, sedangkan Hamas di Jalur Gaza.
Semangat rekonsiliasi baru benar-benar terlihat setelah terciptanya gencatan senjata antara Hamas dengan militer Israel, usai terjadinya perang selama 8 hari, bulan lalu. Selain itu, peningkatan status Palestina di PBB juga membuat kedua faksi kian semangat untuk melakukan rekonsiliasi.
Mesir jadi salah satu negara yang mengupayakan terciptanya persatuan di Palestina. Mesir pula yang menjadi penggagas tejadinya kesepakatan damai antara militer Israel dengan Hamas, bulan lalu.
(esn)