Mesir Kirim Ribuan Pasukan ke Gurun Sinai, Israel Ketakutan hingga Minta Bantuan AS

Senin, 22 September 2025 - 03:10 WIB
loading...
Mesir Kirim Ribuan Pasukan...
Mesir kirim ribuan pasukan ke Gurun Sinai. Foto/X/@IranObserver0
A A A
KAIRO - Mesir mengatakan bahwa pengerahan militernya di Semenanjung Sinai bertujuan untuk mengamankan perbatasan nasional dan konsisten dengan perjanjian damai 1979 dengan Israel. Aksi Mesir itu membuat Zionis ketakutan.

Sebuah pernyataan muncul setelah situs web berita AS, Axios, melaporkan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meminta pemerintahan Trump untuk menekan Mesir agar mengurangi penumpukan militer di Sinai. Para pejabat Israel mengklaim penumpukan tersebut melanggar perjanjian damai.

"Pasukan yang ada di Sinai terutama bertujuan untuk mengamankan perbatasan Mesir dari segala risiko, termasuk terorisme dan penyelundupan, dan ini dilakukan setelah berkoordinasi terlebih dahulu dengan para pihak dalam perjanjian damai," kata Dinas Informasi Negara Mesir (SIS) dalam sebuah pernyataan, dilansir Anadolu.

Dinas tersebut menambahkan bahwa Mesir tidak pernah melanggar perjanjian atau kesepakatan apa pun dalam sejarahnya dan tetap berkomitmen penuh untuk menjaga perjanjian damai tersebut.

Mengutip seorang pejabat AS dan dua pejabat Israel, Axios melaporkan bahwa Netanyahu menyampaikan kepada Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, dalam pertemuan mereka hari Senin di Yerusalem, daftar kegiatan Mesir di Sinai yang ia klaim secara substansial melanggar perjanjian damai, di mana AS bertindak sebagai penjamin.

Perjanjian Camp David antara Mesir dan Israel ditandatangani di Washington oleh Presiden Mesir saat itu, Anwar Sadat, dan Perdana Menteri Israel saat itu, Menachem Begin.

Semenanjung Sinai dibagi berdasarkan perjanjian tersebut menjadi zona militer yang ditentukan dengan batasan yang bervariasi terkait pasukan dan persenjataan untuk Mesir dan Israel.

Mesir juga menegaskan kembali penolakannya terhadap segala upaya perluasan operasi militer di Jalur Gaza atau penggusuran warga Palestina dari tanah mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Pernikahan Tragis! Ayah...
Pernikahan Tragis! Ayah Mempelai Wanita Tewas akibat Serangan Jantung setelah Ribut soal Mahar
Rekomendasi
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved