Mengapa Mesir dan Yordania Menolak Usulan Trump untuk Menampung Pengungsi Gaza?

Senin, 27 Januari 2025 - 01:10 WIB
loading...
Mengapa Mesir dan Yordania...
Mesir dan Yordania akan menolak usulan Trump untuk menampung pengungsi Gaza. Foto/X
A A A
GAZA - Saran Presiden Donald Trump agar Mesir dan Yordania menerima warga Palestina dari Jalur Gaza yang dilanda perang kemungkinan akan ditanggapi dengan penolakan keras dari kedua sekutu AS dan warga Palestina sendiri yang khawatir Israel tidak akan pernah mengizinkan mereka kembali.

Trump melontarkan gagasan itu pada hari Sabtu, dengan mengatakan bahwa ia akan mendesak para pemimpin kedua negara Arab untuk menerima penduduk Gaza yang sebagian besar tunawisma, sehingga "kita bersihkan saja semuanya." Ia menambahkan bahwa pemukiman kembali penduduk Gaza "bisa bersifat sementara atau jangka panjang."

"Saat ini, tempat itu benar-benar seperti lokasi pembongkaran," kata Trump, merujuk pada kerusakan besar yang disebabkan oleh kampanye militer Israel selama 15 bulan terhadap Hamas, yang sekarang dihentikan oleh gencatan senjata yang rapuh.

"Saya lebih suka terlibat dengan beberapa negara Arab, dan membangun perumahan di lokasi yang berbeda, di mana mereka mungkin bisa hidup damai untuk perubahan," kata Trump.

Tidak ada komentar langsung dari Mesir, Yordania, Israel, atau pejabat Palestina.

Ide tersebut kemungkinan akan disambut baik oleh Israel, di mana mitra pemerintahan sayap kanan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah lama menganjurkan apa yang mereka gambarkan sebagai migrasi sukarela sejumlah besar warga Palestina dan pembangunan kembali permukiman Yahudi di Gaza.

Kelompok hak asasi manusia telah menuduh Israel melakukan pembersihan etnis, yang oleh para ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa didefinisikan sebagai kebijakan yang dirancang oleh satu kelompok etnis atau agama untuk mengusir penduduk sipil kelompok lain dari wilayah tertentu "dengan cara yang kejam dan mengilhami teror."

Mengapa Mesir dan Yordania Menolak Usulan Trump untuk Jadi Lokasi Penampungan Pengungsi Gaza?

1. Mesir dan Yordania Pernah Menampung Ribuan Pengungsi Palestina

Sebelum dan selama perang 1948 seputar pembentukan Israel, sekitar 700.000 warga Palestina — mayoritas penduduk sebelum perang — melarikan diri atau diusir dari rumah mereka di tempat yang sekarang menjadi Israel, sebuah peristiwa yang mereka peringati sebagai Nakba — bahasa Arab untuk malapetaka.

Israel menolak mengizinkan mereka kembali karena akan mengakibatkan mayoritas warga Palestina berada di dalam perbatasannya. Para pengungsi dan keturunan mereka kini berjumlah sekitar 6 juta, dengan komunitas besar di Gaza, tempat mereka menjadi mayoritas penduduk, serta Tepi Barat yang diduduki Israel, Yordania, Lebanon, dan Suriah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Austria Taklukkan Yordania...
Austria Taklukkan Yordania 3-1, Debut Manis di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved