Pelanggaran HAM berat oleh pemberontak Mali

Kamis, 11 Oktober 2012 - 13:36 WIB
Pelanggaran HAM berat...
Pelanggaran HAM berat oleh pemberontak Mali
A A A
Sindonews.com - Seorang pejabat senior PBB melaporkan hukum syariah telah diterapkan disebagian besar wilayah Mali yang dikuasai Pemberontak, dalam waktu yang bersamaan mereka juga mengumpulkan banyak uang dari tebusan penculikan dan penjualan obat terlarang.

"Telah terjadi pelanggaran hak asasi berat di Mali." ungkap Sekretaris Jenderal PBB untuk Hak Asasi Manusia, Ivan Simonovic di markas besar PBB di New York dalam laporan yang dirilis usai melakukan pencarian fakta ke Mali

Simonovic mengatakan Pemberontak Mali juga membeli tentara anak dari orang tua dengan memberikan biaya kompensasi sebesar USD600 per anak.

Transaksi jual beli juga menimpa perempuan, tak sedikit orang tua yang memaksa anak gadisnya menikah setelah mereka mendapatkan uang sebesar USD1000 dari Pemberontak Mali. Beberapa diantara mereka bahkan dijual kembali ke rumah bordir dipaksa menjadi pekerja seks.

Di Mali hak perempuan juga sangat dibatasi. Simonovic sempat menyusun sebuah daftar mengerikan terdapat perempuan yang tidak menikah tapi hamil bahkan sampai memiliki anak.

Saat pemerintah resmi Mali di kudeta pada Maret 2012 lalu, dua pertiga wilayah Mali telah jatuh ke tangan Pemberontak Mali . Pemberontak Mali telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia telah terjadi secara sistematis, dimana pemberontak islam telah menerapkan hukum syariah versi ekstrimis.

Tim pencari fakta telah berkeliling ke wilayah Mali utara, disana mereka menerapkan hukuman berat untuk aksi kejahatan. Tercatat ada tiga eksekusi di hadapan publik, hukum potong tangan, dan dua hukum cambuk. Sementara di wilayah yang dikuasai oleh Pemerintah Mali selatan, ada dugaan telah terjadi penyiksaan dalam kondisi penjara yang tidak manusiawi.

Simonovic prihatin saat kelompok al-Qaeda mencari keuntungan, bergabung dengan Pemberontak Mali di tengah melemahnya kontrol militer atas wilayah Mali Utara. Dia juga mendesak Pemerintah Mali segera menindaklanjuti pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi Mali.
(aww)
Berita Terkait
Prancis Tidak Terima...
Prancis Tidak Terima Serangan Udaranya Dilaporkan Hantam Pesta Pernikahan
Mali Minta PBB Tarik...
Mali Minta PBB Tarik Misi Penjaga Perdamaian Tanpa Penundaan
Rusia Veto Perpanjangan...
Rusia Veto Perpanjangan Sanksi PBB terhadap Negara Afrika
Bom Hantam Konvoi Pasukan...
Bom Hantam Konvoi Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Mali, 3 Tentara Tewas
Wagner Perkuat Operasi...
Wagner Perkuat Operasi di Afrika, PBB AKhiri Misi Penjaga Perdamaian di Mali
Inggris Tarik Pulang...
Inggris Tarik Pulang 300 Tentara dari Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Mali
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
1 jam yang lalu
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
2 jam yang lalu
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
4 jam yang lalu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
5 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
6 jam yang lalu
Infografis
Kaya Emas, Pulau Ini...
Kaya Emas, Pulau Ini Berpotensi Diambil Alih oleh Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved