Rusia Veto Perpanjangan Sanksi PBB terhadap Negara Afrika
Kamis, 31 Agustus 2023 - 17:24 WIB
loading...
Demonstran pendukung pemerintah transisi Mali turun ke jalan setelah Komunitas Ekonomi Negara-negara Afrika Barat (ECOWAS) menjatuhkan sanksi di Bamako, Mali, 14 Januari 2022. Foto/REUTERS/Paul Lorgerie
A
A
A
NEW YORK - Seluruh sanksi PBB terhadap Mali akan berakhir pada 31 Agustus, setelah Rusia mengeluarkan veto usulan Perancis dan Uni Emirat Arab (UEA) untuk memperpanjang sanksi tersebut.
Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengatakan rancangan tersebut sama sekali mengabaikan kekhawatiran Bamako dan Moskow.
Rancangan Perancis-UEA akan memperpanjang sanksi dan mandat Kelompok Ahli PBB yang bertugas memantau Mali, masing-masing hingga Agustus dan September 2024.
Perjanjian ini mendapat 13 suara di Dewan Keamanan PBB, namun gagal karena Rusia menolaknya. China abstain.
Dewan Keamanan PBB menolak rancangan alternatif Moskow, yang akan segera mengakhiri mandat Kelompok Pakar dan memberikan perpanjangan “final” sanksi selama 12 bulan. Jepang memilih tidak, dan 13 anggota lainnya abstain.
Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengatakan rancangan tersebut sama sekali mengabaikan kekhawatiran Bamako dan Moskow.
Rancangan Perancis-UEA akan memperpanjang sanksi dan mandat Kelompok Ahli PBB yang bertugas memantau Mali, masing-masing hingga Agustus dan September 2024.
Perjanjian ini mendapat 13 suara di Dewan Keamanan PBB, namun gagal karena Rusia menolaknya. China abstain.
Dewan Keamanan PBB menolak rancangan alternatif Moskow, yang akan segera mengakhiri mandat Kelompok Pakar dan memberikan perpanjangan “final” sanksi selama 12 bulan. Jepang memilih tidak, dan 13 anggota lainnya abstain.
Lihat Juga :