Beijing & Kabul pererat kerja sama

Senin, 24 September 2012 - 09:42 WIB
Beijing & Kabul pererat...
Beijing & Kabul pererat kerja sama
A A A
Sindonews.com - Pejabat keamanan China,Zhou Yongkang,berkunjung ke Afghanistan untuk memperkuat kerja sama dua negara. Itu merupakan pertama kalinya seorang pemimpin senior China berkunjung ke Afghanistan dalam setengah abad terakhir.

Zhou bertemu Presiden Afghanistan Hamid Karzai di Kabul pada Sabtu (22/9) lalu. Kunjungan itu hanya berlangsung selama empat jam dan digelar secara rahasia. Upaya itu dilakukan Zhou dalam memperkuat hubungan dengan negara tetangganya.

“Kunjungan ini sejalan dengan kepentingan fundamental rakyat China dan Afghanistan untuk memperkuat kerja sama strategis dan menciptakan kawasan regional yang damai demi stabilitas dan pembangunan,” kata Zhou,dikutip AFP.

Zhou menduduki peringkat kesembilan dalam hierarki kepemimpinan Partai Komunis China. “Pemerintah China sangat menghargai hak-hak rakyat Afghanistan untuk memilih jalur pembangunan dan akan berpartisipasi dalam rekonstruksi Afghanistan,” ungkapnya.

Dia juga menegaskan perlunya kerja sama dalam penanganan ekstremisme agama, terorisme, dan separatisme di wilayah Xinjiang yang berbatasan langsung dengan Asia Tengah dan Afghanistan.

Kedatangan Zhou di Kabul itu setelah Karzai berjanji bakal bekerja sama dengan China dalam memerangi terorisme dan ekstremisme dalam kunjungannya di Beijing pada Juni lalu. Saat itu, Karzai menghadiri Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) yang dipimpin China dan Rusia untuk menyeimbangi kekuatan AS dan NATO-nya.

Sementara itu,Karzai mengungkapkan keamanan di wilayah sangat bergantung bagaimana hubungan Afghanistan dengan negara tetangganya. Ditegaskan oleh juru bicara Karzai, Aimal Faizi, kedua negara sepakat meningkatkan hubungan yang selama ini sangat terbatas. Kantor berita Xinhua melaporkan kunjungan itu memang tidak diumumkan sebelumnya karena alasan keamanan.

Kunjungan pejabat tinggi China terakhir ke Afghanistan dilakukan mendiang Presiden China Liu Shaoqi pada 1966. Beijing meningkatkan diplomasi dengan Afghanistan dalam beberapa bulan terakhir. Itudilakukan menjelang tenggat akhir penarikan pasukan AS dan NATO.
(aww)
Berita Terkait
Menlu China Kunjungi...
Menlu China Kunjungi Afghanistan untuk Bertemu Taliban
China Tolak Minta Maaf...
China Tolak Minta Maaf Soal Foto Tentara Australia Pegang Pisau di Leher Anak Afghanistan
China Evakuasi Ratusan...
China Evakuasi Ratusan Warganya dari Afghanistan
China Berharap Taliban...
China Berharap Taliban Bisa Berperan Dalam Proses Pembangunan Afghanistan
Tentara AS Hengkang,...
Tentara AS Hengkang, Afghanistan Minta Bantuan Rusia, China dan India
China: Dunia Harus Mendukung...
China: Dunia Harus Mendukung Afghanistan, Bukan Menekannya
Berita Terkini
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
14 menit yang lalu
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
1 jam yang lalu
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
1 jam yang lalu
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
2 jam yang lalu
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
2 jam yang lalu
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
11 jam yang lalu
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved