Jepang bakal beli pulau sengketa
Rabu, 05 September 2012 - 12:32 WIB
Jepang bakal beli pulau sengketa
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Jepang memutuskan membeli beberapa pulau yang dimiliki oleh pihak swasta di Timur Laut China yang berada di bawah kendali Jepang dan yang diklaim oleh China.
"Jepang akan membeli tiga dari lima pulau Senkaku, yang disebut Kepuluan Diaoyu oleh China dari keluarga Kurihara dengan harga 2,05 miliar yuan (USD 26,1 juta)," seperti diberitakan harian Yomiuri mengutip pejabat pemerintah Jepang, Rabu (5/9/2012).
Sejauh ini belum ada kesepakatan jual beli antara kedua belah pihak. Tapi Pemerintah Jepang berencana mencapai kesepakatan pada akhir bulan ini.
Sementara itu hubungan diplomatik antara Jepang dan China semakin memanas. Akhir bulan lalu, 14 orang aktivis asal China dan Hong Kong ditangkap saat menginjakkan kaki di pulau Outsuri.
Selain China dan Jepang, Taiwan terlibat dalam sengketa kepemilikan beberapa pulau di kawasan laut China bagian timur. Kepulauan ini menjadi sangat penting karena terletak pada rute pelayaran penting. Dan yang terpenting adalah pulau ini menyimpan cadangan hidrokarbon dalam jumlah besar.
Pemerintah Jepang mengklaim telah memiliki pulau ini sejak 1895 sampai menyerah pada akhir Perang Dunia II.
Saat perang dunia berakhir, pulau-pulau yang dikuasai oleh Amerika Serikat pada 1945-1972 kembali diserahkan ke tangan Jepang. Sementara China mengklaim mereka telah memiliki pulau tersebut sejak abad ke-14.
Taiwan dan China mulai mempersengkatakan kepemilikan pulau di kawasan laut China timur sejak tahun 1970-an. Saat sebuah survei menunjukkan daerah itu ternyata kaya akan sumber daya hidrokarbon.
Hidrokarbon berasal dari bahan bakar fosil atau batu bara, minyak bumi, dan gas. Dalam tingkat pengolahan yang berbeda unsur ini mampu menghasilkan berbagai komoditi kebutuhan penting bagi manusia.
Seperti bensin, bahan bakar diesel, minyak pemanasan, minyak pelumas, lilin, aspal, plastik, tekstil, bahkan kebutuhan farmasi sekalipun.
"Jepang akan membeli tiga dari lima pulau Senkaku, yang disebut Kepuluan Diaoyu oleh China dari keluarga Kurihara dengan harga 2,05 miliar yuan (USD 26,1 juta)," seperti diberitakan harian Yomiuri mengutip pejabat pemerintah Jepang, Rabu (5/9/2012).
Sejauh ini belum ada kesepakatan jual beli antara kedua belah pihak. Tapi Pemerintah Jepang berencana mencapai kesepakatan pada akhir bulan ini.
Sementara itu hubungan diplomatik antara Jepang dan China semakin memanas. Akhir bulan lalu, 14 orang aktivis asal China dan Hong Kong ditangkap saat menginjakkan kaki di pulau Outsuri.
Selain China dan Jepang, Taiwan terlibat dalam sengketa kepemilikan beberapa pulau di kawasan laut China bagian timur. Kepulauan ini menjadi sangat penting karena terletak pada rute pelayaran penting. Dan yang terpenting adalah pulau ini menyimpan cadangan hidrokarbon dalam jumlah besar.
Pemerintah Jepang mengklaim telah memiliki pulau ini sejak 1895 sampai menyerah pada akhir Perang Dunia II.
Saat perang dunia berakhir, pulau-pulau yang dikuasai oleh Amerika Serikat pada 1945-1972 kembali diserahkan ke tangan Jepang. Sementara China mengklaim mereka telah memiliki pulau tersebut sejak abad ke-14.
Taiwan dan China mulai mempersengkatakan kepemilikan pulau di kawasan laut China timur sejak tahun 1970-an. Saat sebuah survei menunjukkan daerah itu ternyata kaya akan sumber daya hidrokarbon.
Hidrokarbon berasal dari bahan bakar fosil atau batu bara, minyak bumi, dan gas. Dalam tingkat pengolahan yang berbeda unsur ini mampu menghasilkan berbagai komoditi kebutuhan penting bagi manusia.
Seperti bensin, bahan bakar diesel, minyak pemanasan, minyak pelumas, lilin, aspal, plastik, tekstil, bahkan kebutuhan farmasi sekalipun.
()