Kamp militer Pakistan ditembaki, 7 tewas dan 5 cidera
Selasa, 10 Juli 2012 - 09:50 WIB
Kamp militer Pakistan ditembaki, 7 tewas dan 5 cidera
A
A
A
Sindonews.com – Sekelompok orang bersenjata menembaki sebuah kamp militer di dekat Islamabad, Pakistan hari Senin lalu. Serangan peluru itu menewaskan tujuh aparat keamanan dan menciderai lima orang lainnya.
Serangan terhadap kamp militer itu dilakukan dari sebuah jembatan yang melintasi sungai Chenab, sekitar 150 kilometer sebelah tenggara Islamabad, dekat kota industri Wazirabad.
"Tujuh orang aparat keamanan tewas dan lima lainnya terluka karena serangan penembak tak dikenal dekat Wazirabad," ujar seorang militer Pakistan, seperti dilansir BBC, Selasa (10/7/2012).
Kamp yang diserang adalah perkemahan pasukan penyelamat yang tengah mencari jasad seorang pilot helikopter yang hilang dalam kecelakaan Mei lalu.
Kamp tersebut ditembaki dari atas jembatan. "Jumlah penyerang belum diketahui. Namun, mereka menggunakan sepeda motor dan menembaki pasukan dari atas jembatan," ujar seorang perwira senior.
Beberapa jam sebelum serangan maut itu, koalisi Dewan Pertahanan Pakistan dari kelompok sayap kanan dan kelompok Islam menyeberangi jembatan untuk melakukan aksi 'long march'. Aksi itu dilakukan sebagai protes atas dibukanya kembali jalur pasokan logistik NATO menuju ke Afghanistan.
Pakistan dalam beberapa tahun terakhir memang tengah sibuk memerangi pemberontakan kelompok militan Islam di wilayah kesukuan di sebelah utara negeri itu. Padahal, wilayah Provinsi Punjab yang mengalami serangan ini merupakan daerah yang makmur dan relatif damai.
Sejauh ini, belum satupun kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut.
Serangan terhadap kamp militer itu dilakukan dari sebuah jembatan yang melintasi sungai Chenab, sekitar 150 kilometer sebelah tenggara Islamabad, dekat kota industri Wazirabad.
"Tujuh orang aparat keamanan tewas dan lima lainnya terluka karena serangan penembak tak dikenal dekat Wazirabad," ujar seorang militer Pakistan, seperti dilansir BBC, Selasa (10/7/2012).
Kamp yang diserang adalah perkemahan pasukan penyelamat yang tengah mencari jasad seorang pilot helikopter yang hilang dalam kecelakaan Mei lalu.
Kamp tersebut ditembaki dari atas jembatan. "Jumlah penyerang belum diketahui. Namun, mereka menggunakan sepeda motor dan menembaki pasukan dari atas jembatan," ujar seorang perwira senior.
Beberapa jam sebelum serangan maut itu, koalisi Dewan Pertahanan Pakistan dari kelompok sayap kanan dan kelompok Islam menyeberangi jembatan untuk melakukan aksi 'long march'. Aksi itu dilakukan sebagai protes atas dibukanya kembali jalur pasokan logistik NATO menuju ke Afghanistan.
Pakistan dalam beberapa tahun terakhir memang tengah sibuk memerangi pemberontakan kelompok militan Islam di wilayah kesukuan di sebelah utara negeri itu. Padahal, wilayah Provinsi Punjab yang mengalami serangan ini merupakan daerah yang makmur dan relatif damai.
Sejauh ini, belum satupun kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut.
()