Langgar Lockdown, Menkes Selandia Baru Mengaku Idiot dan Ajukan Resign

Selasa, 07 April 2020 - 19:40 WIB
Langgar Lockdown, Menkes...
Langgar Lockdown, Menkes Selandia Baru Mengaku Idiot dan Ajukan Resign
A A A
WELLINGTON - Menteri Kesehatan (Menkes) Selandia Baru, David Clark, memberikan contoh yang baik bagi masyarakat negeri Kiwi itu dan juga dunia pada umumnya. Clark menyebut dirinya idiot karena telah melanggar aturan lockdown yang diberlakukan pemerintah setempat selama dua minggu.

Clark diketahui bepergian bersama keluarganya ke pantai, yang terletak 20 km dari rumah. Di bawah aturan lockdown Selandia Baru, berkendara dengan mobil hanya diperbolehkan untuk membeli produk-produk penting seperti makanan dan obat-obatan. Warga Selandia Baru hanya dapat meninggalkan rumah untuk berjalan-jalan atau berolahraga di area yang berdekatan.

Sadar dirinya telah melakukan kesalahan, Clark lantas menyebut dirinya idiot dan mengajukan pengunduran diri atau resign.

"Pada saat kami meminta warga Selandia Baru untuk membuat pengorbanan bersejarah, saya telah mengecewakan tim. Saya mengerti mengapa orang-orang akan marah kepada saya," kata Clark dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Sputnik, Selasa (7/4/2020).

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menolak pengunduran diri Clark, namun ia melucuti Clark dari jabatan Menteri Keuangan dan menurunkannya ke peringkat bawah kabinet.

"Dalam kondisi normal, saya akan memecat menteri kesehatan. Apa yang dia lakukan salah, dan tidak ada alasan. Tapi saat ini, prioritas saya adalah perjuangan kolektif kita melawan COVID-19. Kita tidak dapat menanggapi gangguan besar-besaran di sektor kesehatan atau terhadap respons kami. Untuk alasan itu, dan alasan itu sendiri," kata Ardern dalam sebuah pernyataan.

Media setempat melaporkan bahwa Clark akan dipecat setelah krisis virus Corona berakhir.

Situasi di Selandia Baru sendiri mulai stabil dalam beberapa pekan terakhir dan jumlah kasus baru mulai berkurang. Saat ini, ada 1.160 kasus infeksi COVID-19 yang dikonfirmasi dan hanya satu orang yang meninggal karena penyakit tersebut. Para ahli mengatakan bahwa Selandia Baru mungkin merupakan negara barat pertama yang memberantas infeksi.
(ian)
Berita Terkait
Selandia Baru Perpanjang...
Selandia Baru Perpanjang Lockdown Satu Pekan
Klaim Menang Lawan Corona,...
Klaim Menang Lawan Corona, Isolasi Wilayah di Selandia Baru Dicabut
Lockdowm Dicabut, Warga...
Lockdowm Dicabut, Warga Selandia Baru Serbu Restoran Cepat Saji
Cabut Isolasi, Selandia...
Cabut Isolasi, Selandia Baru Klaim Bisa Hentikan Corona
Muncul Kasus Covid-19...
Muncul Kasus Covid-19 Baru, Selandia Baru Lockdown Auckland
Jaga Jarak Sosial, PM...
Jaga Jarak Sosial, PM Selandia Baru Ditolak Masuk Sebuah Kafe
Berita Terkini
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
1 jam yang lalu
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
3 jam yang lalu
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
4 jam yang lalu
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
5 jam yang lalu
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
6 jam yang lalu
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
6 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved