Muncul Kasus Covid-19 Baru, Selandia Baru Lockdown Auckland

Rabu, 12 Agustus 2020 - 00:21 WIB
loading...
Muncul Kasus Covid-19...
Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
WELLINGTON - Selandia Baru telah mengunci kembali kota terbesarnya, Auckland, setelah mencatat empat kasus Covid-19 baru. Ini mengakhiri 102 hari berturut-turut tanpa kasus infeksi lokal.

Penguncian atau lockdown selama tiga hari dengan cepat diberlakukan di Auckland setelah kasus-kasus dikonfirmasi. Empat kasus baru ini semuanya adalah anggota satu keluarga. Tidak ada yang bepergian baru-baru ini.

Pembatasan akan mulai berlaku pada hari Rabu, ketika pihak berwenang berusaha melacak kontak keluarga tersebut.

Penduduk Auckland akan diminta untuk tinggal di rumah, pertemuan besar akan dilarang, bisnis yang tidak penting akan ditutup, dan beberapa pembatasan jarak sosial akan diberlakukan kembali di seluruh negara.

Selandia Baru bernasib lebih baik daripada negara lain, mencatat 1.220 kasus yang dikonfirmasi dan 22 kematian sejak virus itu muncul pada akhir Februari.

Sebelumnya, Selandia Baru telah melewati 102 hari tanpa mencatat kasus Covid-19 yang ditularkan secara lokal, salah satu dari sedikit negara yang mencapai tonggak sejarah seperti itu.(Baca: Selandia Baru Catatkan 100 Hari Bebas Transmisi Lokal Covid-19 )

Semua 22 kasus aktif virus sebelum pengumuman Selasa termasuk di antara para pelancong yang kembali yang dikarantina di fasilitas isolasi.

Dipuji secara internasional atas penanganan pandemi, pemerintah negara itu telah mencabut hampir semua pembatasan penguncian, yang pertama kali diberlakukan pada bulan Maret.

Penguncian awal, pembatasan perbatasan yang ketat, pesan kesehatan yang efektif, serta program uji-dan-pelacakan yang agresif semuanya telah dikreditkan dengan hampir menghilangkan virus di negara itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Teroris Brenton Tarrant...
Teroris Brenton Tarrant Pembantai 51 Muslim Ajukan Banding dengan Alasan Hukumannya Tak Manusiawi
Deretan Negara-negara...
Deretan Negara-negara yang Pertama Kali Merayakan Tahun Baru 2026
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Ukraina Minta ke Rusia...
Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?
Rekomendasi
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Sidang Cerai Wardatina...
Sidang Cerai Wardatina Mawa Masuk Tahap Akhir, Ayah Insanul Fahmi Beri Kesaksian
Ketika Gen Z Membawa...
Ketika Gen Z Membawa Orang Tua ke Ruang Interview
Berita Terkini
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved