Pademi Corona Picu Keadaan Darurat, Warga Ramai-ramai Tinggalkan Tokyo

Selasa, 07 April 2020 - 14:44 WIB
Pademi Corona Picu Keadaan...
Pademi Corona Picu Keadaan Darurat, Warga Ramai-ramai Tinggalkan Tokyo
A A A
TOKYO - Pemerintah Jepang telah memberlakukan keadaan darurat di Tokyo dan enam prefektur lainnya untuk membendung pandemi virus Corona baru, COVID-19, di negara itu. Beberapa jam setelah keadaan itu berlakukan, warga Jepang mendengungkan gagasan untuk meninggalkan Ibu Kota atau "Escape from Tokyo" di media sosial.

Jumlah korban akibat pandemi Corona di Jepang tetap kecil dibandingkan dengan negara lain. Meski begitu, kekhawatiran atas meningkatnya kasus di Tokyo yang mencapai lebih dari 1.000 atau kira-kira seperempat dari total kasus di negara itu bersama dengan peningkatan di kota lainnya, mendorong pemerintah negara itu memberlakukan keadaan darurat. Keadaan darurat di Jepang akan berlaku hingga 6 Mei dan meminta warganya untuk tetap di rumah dan penutupan tempat usaha.

Karuizawa, daerah pegunungan yang lama dikenal sebagai tempat peristirahatan akhir pekan yang modis, menurut media setempat telah mengalami peningkatan arus kendaraan dengan plat nomor area Tokyo. Fenomena ini terjadi pada dua akhir pekan sejak gubernur Tokyo meminta warganya untuk tinggal di rumah.

Para pejabat telah memperingatkan agar tidak pergi, dengan mengatakan hal itu dapat membebani sistem medis lokal yang sudah tegang.

"Itu hanya akan menyebarkannya (virus) ke mana-mana," kata Nobuhiko Okabe, anggota panel ahli virus Corona pemerintah, kepada wartawan.

“Saya meminta warga untuk bertahan dengan ketidaknyamanan. Kita seharusnya tidak terburu-buru pergi,” imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Selasa (7/4/2020).

Beberapa dari 47 prefektur di Jepang belum melaporkan satu pun kasus virus Corona. Satu, prefektur timur laut Iwate, pekan lalu meminta siapa pun yang berasal dari Tokyo atau dua prefektur di sekitarnya melakukan karantina sendiri selama dua minggu.

Tagar "Escape from Tokyo" adalah salah satu topik Twitter yang sedang tren pada Selasa pagi, dengan sebagian besar komentator mendesak orang-orang di Tokyo dan kota-kota besar lainnya untuk tetap tinggal.

"Aku mengerti perasaanmu, tapi tolong menahan diri," tulis akun Twitter Hayato, dari prefektur Yamanashi yang sebagian besar pedesaan.

"Tindakanmu bisa, dalam skenario terburuk, menyebabkan menambah jumlah kematian, bahkan mungkin ratusan," imbuhnya.

Netizen lain memperingatkan bahwa situasi dapat dengan mudah menjadi genting di daerah pedesaan, dengan sebagian besar penduduk lansia. Beberapa netizen menambahkan bahwa di beberapa kota kecil, sebuah keluarga yang dianggap sebagai sumber penularan virus Corona dapat menjadi sasaran pelecehan.

"Rumah sakit, dokter, dan perawat adalah sumber daya berharga di banyak daerah setempat," tulis seorang netizen dengan akun over50wife.

"Meskipun orang memiliki kebebasan untuk hidup sesuai kehendak mereka, di saat seperti ini kita semua harus bekerja sama," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Senin, Jepang Perpanjang...
Senin, Jepang Perpanjang Keadaan Darurat Virus Corona
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Dampak Covid-19, Sistem...
Dampak Covid-19, Sistem Kesehatan Jepang Terancam Lumpuh
91 Awak Kapal Pesiar...
91 Awak Kapal Pesiar Italia Terinfeksi COVID-19
Pandemi Memburuk, Jepang...
Pandemi Memburuk, Jepang Umumkan Keadaan Darurat Nasional
Ikuti Jejak AS, Jepang...
Ikuti Jejak AS, Jepang Akan Gunakan Remdesivir untuk Obati COVID-19
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
1 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
2 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
2 jam yang lalu
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
3 jam yang lalu
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
6 jam yang lalu
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
7 jam yang lalu
Infografis
Kapal Pesiar Jeff Bezos...
Kapal Pesiar Jeff Bezos Picu Amarah Warga Belanda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved