Pemimpin Israel-Palestina Kompak Puji Mubarak

Rabu, 26 Februari 2020 - 00:16 WIB
Pemimpin Israel-Palestina...
Pemimpin Israel-Palestina Kompak Puji Mubarak
A A A
YERUSALEM - Para pemimpin Timur Tengah memberikan penghormatan kepada mendiang mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak. Mereka memuji catatannya sebagai orang yang membawa stabilitas di Mesir dan bertindak sebagai mediator regional, terutama dalam konflik Israel-Palestina.

Hosni Mubarak tutup usia pada Selasa (25/2/2020) dalam usia 91 tahun. Ia berkuasa selama 30 tahun di Mesir hingga digulingkan pada 2011 dalam pemberontakan rakyat melawan korupsi dan pemerintahan otoriter.

Sebagai mitra Barat dalam memerangi kaum Islamis, Mubarak memimpin era stagnasi dan penindasan di dalam negeri dan merupakan korban awal revolusi Arab Spring yang melanda wilayah tersebut.

Namun, di panggung internasional, ia mendapat rasa hormat sebagai pialang kekuasaan regional dan orang yang cinta damai.

Menghormati “teman pribadi”, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan “kesedihan mendalam” atas kematian Mubarak.

"Seorang pemimpin yang membimbing rakyatnya menuju perdamaian dan keamanan, menuju perdamaian dengan Israel," Netanyahu menggambarkan almarhum presiden Mesir itu seperti dilansir dari France24, Rabu (26/2/2020).

Sementara Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, mengatakan ia berduka atas kematian Mubarak dengan sangat sedih, memuji catatannya sebagai teman dari perjuangan Palestina.

"Mubarak menghabiskan hidupnya melayani tanah airnya dan masalah kebenaran dan keadilan di dunia, dengan masalah rakyat Palestina kami di atas mereka," kata Abbas.

Sedangkan menteri negara untuk urusan luar negeri Uni Emirat Arab, Anwar Gargash, memuji Mubarak sebagai seorang negarawan yang mendukung posisi nasionalistik dan historis.

Mantan kepala Badan Atom Internasional, Mohamed El-Baradei, yang merupakan tokoh oposisi utama di tahun-tahun kejatuhan Mubarak, juga memberikan penghormatan.

"Semoga Tuhan mengampuni mantan presiden (Mubarak) dan memberikan kesabaran dan melipur duka keluarganya," katanya di Twitter.

Aktivis oposisi lain yang menonjol dalam revolusi yang menggulingkan Mubarak, seperti Wael Ghoneim, juga menyampaikan pesan duka mereka di media sosial.

“Dia setia dan mencintai Mesir. Dia mengambil tanggung jawab besar terhadap rakyat Mesir,” tulis Ghoneim di Twitter.

"Dia melakukan hal yang benar di banyak kesempatan dan juga banyak berbuat salah, sejarah akan memutuskan," tambah aktivis itu.

Mantan kandidat presiden Ayman Nour, yang mencalonkan diri melawan Mubarak dalam pemilihan multi-kandidat yang secara luas dianggap curang pada 2005 kalah dan kemudian dipenjara, juga memilih berdamai.

"Saya berjanji kepada Tuhan saya pribadi memaafkannya," katanya.
(ian)
Berita Terkait
PM Palestina Tak Tahu...
PM Palestina Tak Tahu Soal Penerbangan Bantuan Lewat Israel
Ingin Caplok Tepi Barat,...
Ingin Caplok Tepi Barat, UEA Peringatkan Israel
Kapal Kargo Uni Emirat...
Kapal Kargo Uni Emirat Arab Tiba di Israel untuk Pertama Kali
Analis Sebut Kesepakatan...
Analis Sebut Kesepakatan UEA-Israel Tidak Terlalu Mengejutkan
UEA Siapkan Dana Rp46,3...
UEA Siapkan Dana Rp46,3 M untuk Bangun Kembali Desa Palestina yang Dibakar Yahudi
5 Negara Musuh Israel...
5 Negara Musuh Israel yang Sekarang Memilih Berdamai
Berita Terkini
5 Pesan Penting dari...
5 Pesan Penting dari Iran saat Pemakaman Khamenei, Balas Dendam hingga Pemerintahan yang Solid
9 menit yang lalu
3 Alasan Mojtaba Tidak...
3 Alasan Mojtaba Tidak Menghadiri Pemakaman Ayahnya, Ada Indikasi Serangan Israel
1 jam yang lalu
Deretan Delegasi Asing...
Deretan Delegasi Asing yang Hadiri Pemakaman Khamenei, Salah Satunya Musuh Bebuyutan Iran
3 jam yang lalu
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
7 jam yang lalu
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
8 jam yang lalu
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
9 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved