Kedubes AS di Irak Dihujani Roket

Minggu, 16 Februari 2020 - 11:32 WIB
Kedubes AS di Irak Dihujani...
Kedubes AS di Irak Dihujani Roket
A A A
BAGHDAD - Sebuah sumber militer mengatakan jumlah roket menghantam lokasi dekat Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Ibu Kota Irak, Baghdad.

Serangan tersebut memicu sirene peringatan di seluruh kompleks diplomatik. Sumber AS dan diplomat Barat yang berbasis di dekatnya mengatakan belum diketahui dengan pasti berapa banyak roket yang ditembakkan dan lokasi yang terkena serangan.

Tidak ada laporan terkait korban jiwa dalam serangan tersebut seperti dikutip dari Arab News, Minggu (16/2/2020).

Koresponden AFP mendengar beberapa ledakan kuat yang diikuti dengan pesawat terbang mengelilingi zona hijau, wilayah kantong dengan keamanan tingkat tinggi di mana misi diplomatik AS berada.

Itu adalah serangan ke-19 sejak Oktober tahun lalu yang menargetkan baik Kedutaan atau sekitar 5.200 pasukan AS yang ditempatkan di samping pasukan lokal di Irak.

Tidak ada pihak yang mengklaim serangan ini, tetapi AS telah mengarahkan telunjuknya pada kelompok militan yang didukung Iran hashed al-Shaabi, sebuah jaringan militer secara resmi dimasukkan ke dalam pasukan keamanan negara Irak.

Pada akhir Desember lalu, serangan roket di bagian utara basis Irak K1 menewaskan satu kontraktor AS dan memicu serangkaian peristiwa dramatis.

Washington menanggapinya dengan serangan balas dendam terhadap faksi garis keras di Iraq Barat. Beberapa hari kemudian, sebuah serangan drone Amerika di Baghdad menewaskan Jenderal Iran Qasem Soleimani dan tangan kanannya, wakil kepala hashed al-Shaabi, Abu Mahdi Al-Muhandis.

Faksi hashed telah bersumpah akan melakukan balas dendam atas kematian keduanya, bersikeras pasukan AS harus segera meninggalkan Irak.

Serangan ini datang hanya beberapa jam setelah salah satu faksi hashed yang didukung Iran, harakat al-Nujaba, mengumumkan "hitung mundur" untuk mengusir pasukan Amerika dari negara tersebut.

Kelompok ini mentweet foto dari apa yang diklaim sevafai kendaraan militer Amerika. "Kami lebih dekat daripada yang Anda pikirkan," kata kelompok itu.
(ian)
Berita Terkait
Negara yang Pernah Diinvasi...
Negara yang Pernah Diinvasi Amerika Serikat
Serangan Iran Berupaya...
Serangan Iran Berupaya Memaksa Pasukan AS Meninggalkan Irak Utara
Amerika Serikat Kembalikan...
Amerika Serikat Kembalikan 17.000 Artefak Kuno yang Dijarah ke Irak
AS Tarik 2.200 Pasukan...
AS Tarik 2.200 Pasukan dari Irak
Koalisi Pimpinan AS...
Koalisi Pimpinan AS Serahkan Basis Militer pada Irak
Serangan Roket Hantam...
Serangan Roket Hantam Pangkalan Koalisi AS di Irak
Berita Terkini
Giliran Lithuania Akan...
Giliran Lithuania Akan Cabut Larangan Senjata Nuklir, Rusia Makin Terancam
46 menit yang lalu
Rusia Sebut Selat Hormuz...
Rusia Sebut Selat Hormuz Adalah 'Senjata Nuklir'-nya Iran
1 jam yang lalu
Raja Salman dan Mohammed...
Raja Salman dan Mohammed bin Salman Sampaikan Belasungkawa Meski Tak Melayat untuk Khamenei
2 jam yang lalu
Para Pelayat Ayatollah...
Para Pelayat Ayatollah Ali Khamenei: 'Balas Dendam, Balaskan Darah Pemimpin Kita!'
2 jam yang lalu
5 Pesan Penting dari...
5 Pesan Penting dari Iran saat Pemakaman Khamenei, Balas Dendam hingga Pemerintahan yang Solid
3 jam yang lalu
3 Alasan Mojtaba Tidak...
3 Alasan Mojtaba Tidak Menghadiri Pemakaman Ayahnya, Ada Indikasi Serangan Israel
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved