Pakar Nilai Masker Tak Selalu Dapat Lindungi dari Virus

Minggu, 09 Februari 2020 - 07:38 WIB
Pakar Nilai Masker Tak...
Pakar Nilai Masker Tak Selalu Dapat Lindungi dari Virus
A A A
TOKYO - Orang-orang di seluruh dunia membeli masker pelindung dengan harapan bisa mencegah terjangkit virus Corona baru dari China. Beberapa perusahaan telah mewajibkan mereka untuk mengenakan masker.

Sekolah-sekolah di Korea Selatan (Korsel) mengatakan kepada orang tua untuk membekali anak-anak mereka dengan masker dan pembersih tangan ketika mereka kembali dari liburan musim dingin. Tapi apakah topengnya bekerja? Belu tentu.

Mark Denison dari Vanderbilt University Medical Center di Nashville menuturkan, semua virus cukup kecil untuk dapat melalui masker medis umum, tetapi virus kuman-kuman itu tidak menyebar di udara. Denison mempelajari SARS dan MERS, yang merupakan virus Coronas, keluarga yang sama dengan NcOv-2019.

Menurutnya, virus menular dari satu orang ke orang lain melalui tetesan dari bersin atau batuk. Tetesan itu mendarat di tangan dan permukaan lain, di mana mereka disentuh oleh orang lain, yang kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut mereka sendiri.

"Masker dapat menghalangi tetesan besar dari bersin atau batuk. Itu berarti mereka memiliki kegunaan," kata Denison, seperti dilansir Japan Today.

"Juga, seseorang yang menggunakan masker tidak bisa menyentuh hidung dan mulut mereka sendiri. Itu dapat mencegah pemakainya mengambil kuman yang tertinggal di permukaan oleh seseorang yang sakit," ungkapnya.

Peneliti Universitas Oxford, Trudie Lang menuturkan pengunaan masker adalah tindakan pencegahan yang sangat masuk akal, sementara para ilmuwan masih bekerja untuk mempelajari dengan tepat bagaimana virus baru ditularkan.

Namun, Denison menyebut, semua ini tidak didasarkan pada penelitian yang ketat. Tidak ada yang membandingkan kelompok orang menggunakan dan tidak, dengan mengekspos mereka ke virus yang baru. Sebuah ulasan studi tahun 2017 pada petugas kesehatan menunjukan bahwa masker menawarkan beberapa perlindungan terhadap SARS, tetapi penulis mencatat bukti yang ada jarang dan temuan tidak konsisten.

Dia menuturan, cara terbaik untuk menghindari sakit akibat virus baru adalah mencuci tangan dengan sabun dan air. Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (AS) atau CDC merekomendasikan masker untuk orang yang sedang dievaluasi untuk virus baru. Petugas kesehatan yang merawat pasien dengan virus baru disarankan oleh CDC untuk mengambil tindakan pencegahan tambahan seperti menggunakan kacamata atau pelindung wajah.

Masker telah umum digunakan di beberapa negara ketika pemakai sakit, melawan alergi atau pada hari-hari ketika polusi udara buruk. Virus baru telah memicu peningkan masker di seluruh dunia.
(esn)
Berita Terkait
Pandemi Corona, Pantai...
Pandemi Corona, Pantai di Fujisawa Jepang Masih Ramai Wisatawan
Ikuti Langkah AS, Jepang...
Ikuti Langkah AS, Jepang Danai Industri Otomotifnya untuk Keluar dari China
Senin, Jepang Perpanjang...
Senin, Jepang Perpanjang Keadaan Darurat Virus Corona
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Pandemi Corona Meluas,...
Pandemi Corona Meluas, PM Jepang: Tolong Jangan Keluar
Masker Wajah Berbahaya...
Masker Wajah Berbahaya untuk Anak Berusia di Bawah Dua Tahun
Berita Terkini
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
1 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
2 jam yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
6 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
7 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
8 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
9 jam yang lalu
Infografis
Pangeran William Lindungi...
Pangeran William Lindungi Putri Charlotte Agar Tak Bernasib seperti Harry
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved