RI dan Tunisia Edarkan Draf Resolusi PBB Kecam Rencana Israel

Rabu, 05 Februari 2020 - 09:15 WIB
RI dan Tunisia Edarkan...
RI dan Tunisia Edarkan Draf Resolusi PBB Kecam Rencana Israel
A A A
WASHINGTON - Draf resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mengecam rencana Israel mencaplok pemukiman di Tepi Barat. Munculnya draf itu menjadi teguran keras pada proposal perdamaian Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang pro-Israel.

Naskah draf resolusi itu diedarkan ke anggota DK PBB oleh Tunisia dan Indonesia. Draf itu tampaknya akan mendapatkan veto dari AS. Meski demikian, kehadiran draf resolusi itu menunjukkan pandangan beberapa anggota DK PBB tentang rencana damai yang dirilis Trump pekan lalu.

Para diplomat menyatakan negosiasi naskah draf resolusi itu tampaknya akan dibahas akhir pekan ini. Presiden Palestina Mahmoud Abbas diperkirakan berbicara di DK PBB pekan depan untuk menanggapi rencana perdamaian Trump tersebut. Pidato Abbas kemungkinan bertepatan dengan voting draf resolusi itu.

"Resolusi itu menekankan ilegalitas pencaplokan bagian mana pun wilayah pendudukan Palestina dan mengecam pernyataan terbaru yang menyerukan utnuk pencaplokan oleh Israel pada wilayah tersebut," papar isi draf resolusi yang diperoleh Reuters.

Rencana Trump itu merupakan produk tiga tahun upaya penasehat senior Gedung Putih Jared Kushner. Rencana Trump itu akan mengakui otoritas Israel atas pemukiman dan mengharuskan Palestina memenuhi sejumlah syarat sulit agar diizinkan memiliki negara, dengan ibu kota di satu desa Tepi Barat, timur Yerusalem.

Kushner akan menjelaskan pada para duta besar DK PBB mengenai rencana damai Trump itu pada Kamis (6/2).

Meski Palestina telah menolak rencana itu, beberapa negara Arab menyatakan rencana itu mewakili titik awal untuk memperbarui negosiasi yang telah lama berhenti.

Draf resolusi itu menekankan perlunya mempercepat upaya internasional dan regional untuk meluncurkan negosiasi kredibel tentang semua isu dalam proses perdamaian Timur Tengah.

Veto AS di DK PBB memungkinkan Palestina membawa naskah draf itu ke Sidang Umum PBB dengan 193 negara anggota.
(sfn)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Gerakan Pro-Palestina...
Gerakan Pro-Palestina Meletus di Kampus-kampus Amerika Serikat
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
5 Sosok Donatur Hamas...
5 Sosok Donatur Hamas yang Paling Diburu Amerika Serikat
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
1 jam yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
2 jam yang lalu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
3 jam yang lalu
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
6 jam yang lalu
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
6 jam yang lalu
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
7 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved