Trio Eropa Hidupkan Mekanisme Perselisihan, Iran Kirim Peringatan

Rabu, 15 Januari 2020 - 10:27 WIB
Trio Eropa Hidupkan...
Trio Eropa Hidupkan Mekanisme Perselisihan, Iran Kirim Peringatan
A A A
TEHERAN - Iran bereaksi dan menjanjikan tanggapan yang tegas ketika tiga negara Eropa mulai menghidupkan klausul mekanisme perselisihan. Iran memberikan peringatan terhadap langkah-langkah destruktif terhadap perjanjian nuklir 2015.

Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan Teheran akan dengan tegas merespons siapa pun yang bertindak merusak perjanjian nuklir 2015, tetapi juga akan menyambut baik "niat baik" untuk menyelamatkannya. Pernyataan itu dikeluarkan setelah Inggris, Prancis, dan Jerman mengaktifkan mekanisme perselisihan yang memicu penyelidikan ketidakpatuhan perjanjian nuklir 2015 terhadap Teheran.

"Penting untuk menjelaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh tiga negara Eropa adalah posisi pasif dan lemah," juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi, memperingatkan dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (15/1/2020).

Ia berbicara tak lama setelah Jerman, Prancis, dan Inggris memulai prosedur penyelesaian sengketa khusus berdasarkan kesepakatan 2015 dengan mengutip dugaan ketidakpatuhan Iran terhadap pakta tersebut.

"Sekarang, Republik Islam (Iran) akan memberikan respons serius dan tegas terhadap setiap inisiatif destruktif yang diambil oleh setiap penandatangan Rencana Aksi Komprehensif Bersama," Mousavi memperingatkan, mengutip nama resmi dari kesepakatan nuklir 2015.

Trio Eropa itu memicu mekanisme tersebut setelah Iran mengumumkan akan membatalkan komitmennya di bawah kesepakatan menyusul pembunuhan salah satu komandan militernya dalam serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat (AS) awal bulan ini.

Dalam sebuah pernyataan bersama pada hari Selasa, ketiga negara menegaskan bahwa Teheran tidak memiliki dasar hukum untuk berhenti mematuhi ketentuan-ketentuan perjanjian dan bahwa mereka dibiarkan tidak punya pilihan selain untuk mengambil tindakan. (Baca: Trio Eropa Aktifkan Mekanisme Perselisihan, JCPOA Terancam Kolaps )

Namun Iran juga menuduh negara-negara Eropa melanggar perjanjian itu, dengan kementerian luar negeri negara itu mengatakan bahwa pihak-pihak peserta perjanjian dari Eropa gagal untuk mengambil tindakan jelas dan nyata untuk memenuhi komitmen mereka setelah penarikan mendadak AS dari perjanjian itu pada 2018.

Sementara Paris, Berlin dan London menerapkan mekanisme investigasi, mereka masih menjelaskan bahwa mereka tidak bergabung dengan kampanye Washington untuk memberikan "tekanan maksimum" pada Teheran.

Kesepakatan nuklir 2015, ditandatangani setelah negosiasi yang intens selama bertahun-tahun, masuk dalam kekacauan setelah Presiden AS Donald Trump keluar dari pakta yang disebutnya sebagai kesepakatan terburuk yang pernah ada. Trump kemudian memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran.

Keluarnya AS menyebabkan ketegangan dengan negara-negara Eropa yang berniat menjaga perjanjian itu bertahan dalam menghadapi kesulitan yang semakin meningkat - dan akhirnya menyebabkan Teheran mengurangi komitmennya terhadap ketentuan-ketentuan perjanjian itu.

Berdasarkan ketentuan tersebut, Iran telah sepakat untuk mengurangi program nuklir domestiknya dengan imbalan pencabutan sanksi. Namun, sekarang, dengan trio Eropa yang memicu penyelidikan kepatuhan, skenario terburuk bagi Iran adalah melihat lagi Dewan Keamanan PBB memutuskan untuk mengembalikan beberapa sanksi.
(ian)
Berita Terkait
Iran Sesalkan Pernyataan...
Iran Sesalkan Pernyataan Eropa Tentang Pembicaraan Nuklir
Kesal, AS Sebut Sekutu...
Kesal, AS Sebut Sekutu Eropanya Pendukung Ayatollah
Trio Eropa Tolak Pengaktifkan...
Trio Eropa Tolak Pengaktifkan Klausul 'Snapback' Oleh AS
Iran Mulai Riset Bahan...
Iran Mulai Riset Bahan Bakar Nuklir Berbasis Logam Uranium, Eropa Ketar Ketir
Prancis dan Jerman Desak...
Prancis dan Jerman Desak AS Kembali ke Pendekatan Bersama Terhadap Iran
Iran Setujui Pengayaan...
Iran Setujui Pengayaan Uranium Dekati Level Senjata Nuklir, Eropa Kecewa
Berita Terkini
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
1 jam yang lalu
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei
4 jam yang lalu
AS Tebar Ancaman ke...
AS Tebar Ancaman ke Banyak Negara agar Tidak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Apakah Efektif?
5 jam yang lalu
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
6 jam yang lalu
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
7 jam yang lalu
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
9 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved