Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei

Minggu, 05 Juli 2026 - 21:25 WIB
loading...
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Kedubes Iran di Indonesia mengucapkan terima kasih kepada delegasi yang hadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. Foto/X/@IraninIndonesia
A A A
JAKARTA - Kedutaan Besar Iran di Indonesia mengucapkan terima kasih kepada delegasi asing yang menghadiri pemakaman Pemimpin Syahid meskipun menghadapi ‘tekanan dan ancaman’.

"Kementerian Luar Negeri Iran menyampaikan apresiasi kepada para pejabat dan delegasi asing yang menghadiri upacara pemakaman Pemimpin Syahid Revolusi Islam, Ayatollah Seyed Ali Khamenei," demikian pernyataan Kedubes Iran di Indonesia, dilansir X.

Menurut pernyataan kementerian tersebut, kehadiran mereka di tengah berbagai “tekanan dan ancaman” menunjukkan bahwa mereka telah memilih untuk berdiri “di pihak yang benar dalam sejarah.”

Sebelumnya, Amerika Serikat melancarkan kampanye diplomatik yang luas dalam beberapa hari terakhir yang bertujuan untuk mencegah negara-negara berpartisipasi dalam upacara peringatan untuk pemimpin yang gugur, Sayyed Ali Khamenei,

Itu terungkap dalam laporan Kantor Berita Tasnim, mengutip sumber senior.



Menurut laporan tersebut, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menginstruksikan semua kedutaan dan misi Amerika untuk menggunakan sumber daya yang tersedia untuk membujuk pejabat negara tuan rumah agar tidak menghadiri upacara pemakaman. Ia juga mengarahkan misi diplomatik untuk memberi tahu pemerintah bahwa partisipasi akan dianggap sebagai "tindakan tidak ramah" dari perspektif Washington.

Kantor berita tersebut menambahkan bahwa, menurut para diplomat Arab, Rubio secara pribadi telah mengangkat masalah ini dengan rekan-rekannya di setidaknya lima negara Arab.

Tasnim lebih lanjut melaporkan bahwa para duta besar AS di negara-negara Afrika diperingatkan bahwa partisipasi dalam upacara tersebut dapat menyebabkan pengurangan bantuan Amerika kepada negara-negara tersebut.

Menurut sumber yang sama, sebuah negara besar di Afrika Utara dilaporkan mengurangi tingkat partisipasinya dalam upacara tersebut karena kekhawatiran akan potensi dampak negatif pada hubungannya dengan Amerika Serikat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Agnez Mo dan Anggun...
Agnez Mo dan Anggun C. Sasmi Tembus Hollywood, Main Bareng di Reacher Season 4
Menkes Budi Perdana...
Menkes Budi Perdana Ikut CFD Rasuna Said, Ajak Warga Hidup Sehat
Generasi Emas Intitute...
Generasi Emas Intitute Ajak Anak Muda Wujudkan Indonesia Emas 2045
Berita Terkini
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved