Iran Setujui Pengayaan Uranium Dekati Level Senjata Nuklir, Eropa Kecewa

Senin, 07 Desember 2020 - 23:37 WIB
loading...
Iran Setujui Pengayaan...
Prancis, Jerman dan Inggris mengatakan bahwa mereka khawatir dengan pengumuman Iran bahwa pihaknya bermaksud memasang sentrifugal pengayaan uranium tambahan. Foto/REUTERS
A A A
PARIS - Prancis, Jerman dan Inggris mengatakan bahwa mereka khawatir dengan pengumuman Iran bahwa pihaknya bermaksud memasang sentrifugal pengayaan uranium tambahan. Mereka juga khawatir dengan keputusan Parlemen Iran yang menyetujui undang-undang yang meningkatkan pengayaan uranium di luar batas yang ditetapkan perjanjian nuklir 2015 jika sanksi tidak dikurangi dalam sebulan.

"Jika Iran serius tentang menjaga ruang untuk diplomasi, mereka tidak boleh menerapkan langkah-langkah ini," kata tiga negara tersebut dalam pernyataan bersama, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (7/12/2020).

Iran berencana untuk memasang tiga kaskade lagi, atau kelompok, sentrifugal IR-2m canggih di pabrik pengayaannya di Natanz, yang dibangun di bawah tanah tampaknya untuk menahan setiap pemboman udara. ( Baca juga: Laporan IAEA: Iran Percepat Pengayaan Uranium di Fasilitas Bawah Tanah )

Kesepakatan nuklir antara Iran dengan lima kekuatan dunia, menyebutkan, Teheran hanya dapat menggunakan sentrifugal IR-1 generasi pertama, yang memurnikan uranium jauh lebih lambat, di Natanz dan bahwa itu adalah satu-satunya mesin yang dapat digunakan Iran untuk mengumpulkan stok yang diperkaya.

"Pengumuman Iran baru-baru ini kepada IAEA bahwa pihaknya bermaksud untuk memasang tiga kaskade sentrifugal canggih tambahan di Pabrik Pengayaan Bahan Bakar di Natanz bertentangan dengan JCPoA dan sangat mengkhawatirkan," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan One Call Center 133
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
Weizmann Institute,...
Weizmann Institute, Lab Senjata Canggih Israel Hancur Dirudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved