Alasan Keamanan, Menlu Israel Tunda Kunjungan ke Dubai
Minggu, 12 Januari 2020 - 18:25 WIB
Alasan Keamanan, Menlu Israel Tunda Kunjungan ke Dubai
A
A
A
TEHERAN - Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz dilaporkan telah menunda kunjungannya ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) atas alasan keamanan. Katz dijadwalkan mengunjungi Dubai pada pekan depan.
Sejumlah diplomat Israel, seperti dilansir Reuters pada Minggu (12/1/2020), mengatakan bahwa keputusan ini terkait dengan dengan meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Timur Tengah.
"Katz, yang merangkap sebagai Menteri Intelijen, dijadwalkan untuk menghadiri pertemuan di UEA menjelang Expo 2020 Dubai, tetapi atas instruksi pejabat keamanan akan menunda kunjungan," kata seorang diplomat Israel, yang berbicara dalam kondisi anonim.
Diplomat lain, yang juga berbicara dalam kondisi anonum, mengatakan Israel mengambil tindakan pencegahan kalau-kalau Iran berusaha untuk menargetkan Katz sebagai bagian dari pembalasan terhadap AS.
Iran memang telah menjadikan Israel sebagai target utama, bersama dengan Arab Saudi dan UEA, pembalasan atas kematian Qassem Soleimani. Ketiga negara itu menjadi target, karena mereka adalah sekutu utama dan juga tuan rumah pangkalan militer AS di kawasan.
Sejumlah diplomat Israel, seperti dilansir Reuters pada Minggu (12/1/2020), mengatakan bahwa keputusan ini terkait dengan dengan meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Timur Tengah.
"Katz, yang merangkap sebagai Menteri Intelijen, dijadwalkan untuk menghadiri pertemuan di UEA menjelang Expo 2020 Dubai, tetapi atas instruksi pejabat keamanan akan menunda kunjungan," kata seorang diplomat Israel, yang berbicara dalam kondisi anonim.
Diplomat lain, yang juga berbicara dalam kondisi anonum, mengatakan Israel mengambil tindakan pencegahan kalau-kalau Iran berusaha untuk menargetkan Katz sebagai bagian dari pembalasan terhadap AS.
Iran memang telah menjadikan Israel sebagai target utama, bersama dengan Arab Saudi dan UEA, pembalasan atas kematian Qassem Soleimani. Ketiga negara itu menjadi target, karena mereka adalah sekutu utama dan juga tuan rumah pangkalan militer AS di kawasan.
(esn)