Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Rabu, 08 Juli 2026 - 15:33 WIB
loading...
Timur Tengah kembali membara! Serangan drone Iran menarget militer AS. Foto/X
A
A
A
TEHERAN - Tentara Iran telah melakukan serangan drone terhadap titik-titik berkumpul militer AS di Pangkalan Udara Sheikh Isa di Bahrain. Itu memperluas respons militer Republik Islam terhadap serangan udara Amerika di wilayah Iran.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, Kantor Hubungan Masyarakat Angkatan Darat Republik Islam Iran mengatakan operasi tersebut diluncurkan sebagai tanggapan terhadap “serangan AS yang bermusuhan” terhadap wilayah militer dan sipil di Iran selatan dan pelanggaran perjanjian gencatan senjata 14 poin.
"Menyusul agresi permusuhan musuh Amerika terhadap wilayah militer dan sipil di selatan negara itu dan pelanggaran nota kesepahaman 14 pasal, pesawat tak berawak Angkatan Darat Republik Islam Iran, sejak pagi hari ini (Rabu), menargetkan titik-titik berkumpul pasukan musuh Amerika di 'Pangkalan Sheikh Isa' di Bahrain," demikian bunyi pernyataan tersebut, dilansir Press TV.
Angkatan Darat memperingatkan bahwa pelanggaran lebih lanjut akan ditanggapi dengan serangan yang lebih luas, menyatakan bahwa "konsekuensi dari pelanggaran dan pelanggaran gencatan senjata yang terang-terangan dan berulang oleh Amerika yang kriminal" akan ditanggung oleh pasukan AS, dan bahwa "semua pangkalan Amerika di wilayah tersebut akan menjadi target yang sah bagi pesawat tak berawak Angkatan Darat."
Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, Kantor Hubungan Masyarakat Angkatan Darat Republik Islam Iran mengatakan operasi tersebut diluncurkan sebagai tanggapan terhadap “serangan AS yang bermusuhan” terhadap wilayah militer dan sipil di Iran selatan dan pelanggaran perjanjian gencatan senjata 14 poin.
"Menyusul agresi permusuhan musuh Amerika terhadap wilayah militer dan sipil di selatan negara itu dan pelanggaran nota kesepahaman 14 pasal, pesawat tak berawak Angkatan Darat Republik Islam Iran, sejak pagi hari ini (Rabu), menargetkan titik-titik berkumpul pasukan musuh Amerika di 'Pangkalan Sheikh Isa' di Bahrain," demikian bunyi pernyataan tersebut, dilansir Press TV.
Angkatan Darat memperingatkan bahwa pelanggaran lebih lanjut akan ditanggapi dengan serangan yang lebih luas, menyatakan bahwa "konsekuensi dari pelanggaran dan pelanggaran gencatan senjata yang terang-terangan dan berulang oleh Amerika yang kriminal" akan ditanggung oleh pasukan AS, dan bahwa "semua pangkalan Amerika di wilayah tersebut akan menjadi target yang sah bagi pesawat tak berawak Angkatan Darat."
Lihat Juga :